Kita tak bisa memungkiri kalau Belanda dulu itu terlalu hebat bagi orang Indonesia. Kalau dilihat dari kacamata militer, mereka sangat kuat tak hanya dengan bekal strategi dan siasat, tapi juga didukung dengan persenjataan mutakhir di masanya. Tak pelak, mereka bisa menaklukkan Indonesia dengan cukup mudah, bahkan menjajah bumi kita hampir 3,5 abad.
Meskipun begitu hebat dalam hal kemiliteran, namun ada kalanya pasukan negeri Oranje ini tak mampu menaklukkan para pejuang kita. Dayak adalah suku pasukan yang pernah bikin tentara Belanda Keok. Dayak memang sangat mematikan menurut serdadu Belanda. Bahkan mereka pernah mengatakan, melawan Dayak sama seperti melawan hantu.
Lalu, kenapa pasukan Dayak bisa begitu kuat menghadapi Belanda yang notabene menang telak dalam berbagai hal? Ketahui jawabannya lewat ulasan berikut.
Lahir dan tinggal di lingkungan hutan, membuat orang-orang Dayak sangat terbiasa dengan sekitar mereka. Ibarat anak TK, bagi orang Dayak hutan adalah taman bermain mereka, dalam artian sebagai sebuah tempat yang sangat-sangat dikuasai. Makanya, tak heran ketika mereka diserang, orang-orang Dayak bisa memberikan perlawanan yang mengejutkan.
Memang orang Dayak tidak mendapatkan pelatihan militer seperti pasukan Belanda. Tapi, fisik mereka dilatih secara alamiah oleh alam. Berburu, mengendus, menyesuaikan diri dengan lingkungan, berjalan cepat, sergap, semua dilakukan secara alamiah.
Pasukan Belanda pernah mengatakan orang-orang Dayak itu bagai hantu. Alasannya apalagi kalau bukan lantaran orang-orang Dayak bisa blend dengan hutan dengan sangat baik. Tak hanya pakaian mereka yang sudah seperti baju kamuflase, tapi juga pergerakannya sendiri yang cepat.
Tak hanya bisa close combat atau bertarung dengan jarak dekat memakai mandau kebanggaan, orang-orang Dayak juga bisa melakukan serangan jarak jauh ala para sniper. Ya, senyap dan tiba-tiba membunuh. Nah, untuk melakukan itu, mereka menggunakan sumpit beracun yang sangar itu.
Dari semua hal yang ada, kemampuan, senjata dan sebagainya, bagian paling penting serta fundamental tentu adalah motivasi. Makin kuat motivasi, semangat juang pun melejit. Dalam hal ini, orang Dayak juga melebihi para serdadu Belanda.
Inilah alasan-alasan kenapa pasukan Belanda zaman dulu begitu segan kalau harus melakukan ekpansi wilayah ke Kalimantan, khususnya ke bagian hutan-hutannya. Pasalnya, yang mereka akan hadapi adalah pasukan mematikan yang bahkan tidak diketahui bagaimana cara melawannya.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…