Setiap tahun, layar sinetron Indonesia selalu kedatangan pemain pendatang baru atau pemain junior yang beranjak gede. Salah satunya adalah Sandrinna Michelle yang belakangan menyabet peran utama di sinetron Dari Jendela SMP.
Sinetron ini berkisah mengenai hubungan dua anak SMP dan Iika-liku asmaranya. Tapi, belakangan sinetron tersebut kena semprit KPAI yang meminta KPI menghentikan penyiaran sinetron tersebut. Hal ini karena KPAI mendapat banyak aduan masyarakat tentang tema cerita yang dianggap kurang mendidik.
Seperti kita ketahui, isu pernikahan anak di bawah umur menjadi concern beberapa aktivis dan KPAI sendiri belakangan ini. Bagaimana sesungguhnya sinetron kisah ABG ini bisa kena semprit KPAI hingga KPI?
Tokoh utama cerita ini bernama Wulan, diperankan oleh pendatang baru berbakat Sandrinna Michelle. Ia sendiri baru berusia 13 tahun di tahun 2020. Lawan mainnya, Rey Bong, berperan sebagai Joko dan berusia 14 tahun. Berperan sebagai anak SMP yang terlibat kisah asmara, agaknya menjadi polemik di kalangan penonton yang menganggap hal ini tidak mendidik.
Melansir dari beberapa sumber, sinetron Dari Jendela SMP merupakan adaptasi dari novel karya Mira W. Generasi ‘90an atau pecinta buku pastinya sudah tidak asing dengan karya beliau yang sering diangkat menjadi sinetron. Konflik percintaan yang diangkat mulai dari kisah kasih remaja, cinta segitiga hingga cinta terhalang suku dan status sosial.
Untuk sinetron Dari Jendela SMP sendiri, sinopsisnya memang menggambarkan sebuah hubungan anak ABG yang terkesan belum sesuai umur. Namun fenomena ini tidak dipungkiri memang ada di sekitar kita. Di mana kadang masih SD pun sudah punya panggilan ayah bunda.
Dikutip dari laman Wikipedia Sinetron Dari Jendela SMP, disebutkan bahwa KPI telah melakukan pertemuan dengan Deputi Direktur Program SCTV, David Suwarto. Pihak stasiun TV memastikan bahwa sinetron ini telah disesuaikan dari versi novelnya. Sehingga tidak ada cerita mengenai kehamilan sebagaimana disebut oleh sebagian warganet.
Jika menilik dari laman instagram dan Youtube, respon warganet bervariasi. Netizen awam yang mengonsumsi sepenggal-sepenggal adegan sinetron ini banyak yang membully hingga mengkritik pedas agar tayangan Dari Jendela SMP distop saja. Namun bagi penggemar yang mengikuti jalan ceritanya, mengamini ucapan David Suwarto bahwa Joko dan Wulan dalam sinetron ini sebenarnya tidak hamil dan tidak menikah.
Layaknya film ‘Dua Garis Biru’ yang juga sempat menuai polemik di awal kemunculannya, sinetron ini menurut David memiliki pesan moral mengenai pentingnya pendidikan seksual oleh orang tua pada anak-anak mereka sejak dini. Meski begitu, opini tetap terbelah. Apalagi stigma sinetron di Indonesia kerap dicap banyak yang tidak masuk akal dan kurang mendidik.
BACA JUGA: Inilah Kabar Pemain Angling Dharma Setelah 16 Tahun Berlalu, Sang Prabu Berubah Drastis!
Anehnya, sinetron atau tayangan yang mendidik pun, tak serta merta digemari oleh penonton televisi. Penggemar sinetron Dari Jendela SMP sendiri, malah ingin agar sinetron ini diperpanjang jam tayangnya, karena selalu bikin penasaran. Sobat Boombastis yang masih suka nonton TV, termasuk yang mengkritik atau ingin durasinya lebih lama nih?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…