in

Ahli Nuklir dan Ingin Jadi Dosen, Ini Prestasi Damar Canggih Wicaksono Anak Dono Warkop

Nama Wahyu Sardono atau Dono Warkop tentu sudah tak asing lagi di telinga kita semua. Dono dikenal sebagai salah satu pelawak legendaris, dengan komedi khasnya yang cerdas dan bahan lawakan yang fresh. Sosok Dono juga bukan sembarang orang, ia merupakan salah satu alumnus kampus terbaik Indonesia, Universitas Indonesia.

Bakat kecerdasan Dono ini ternyata menurun kepada anak keduanya, Damar Canggih Wicaksono. Damar tercatat memiliki banyak sekali prestasi semasa sekolah. Bahkan, nama Damar sempat menjadi perbincangan sebagai salah satu ahli nuklir. Seperti apa ya perjalanan hidup Damar? Simak dalam ulasan Boombastis.com berikut ini!

Merupakan sosok yang pendiam dan sangat mencintai ilmu pengetahuan

Banyak yang mengatakan kalau anak tengah itu memang beda. Hal ini ternyata juga dialami oleh Damar. Dibandingkan dengan kakak dan adiknya, sejak kecil Damar lebih pendiam. Namun di balik sosoknya yang pendiam itu, Damar adalah seorang kutu buku dan mencintai ilmu pengetahuan.

Damar Canggih Wicaksono [sumber gambar]
Selama duduk di bangku SMA, Damar sudah rajin mencatat rumus-rumus Matematika di dinding lemarinya. Kebiasaan lain yang diceritakan oleh adiknya, Damar gemar membaca sambil menggunakan senter. Yap, usaha memang tak mengkhianati hasil. Kebiasaan Damar tersebutlah yang membuat ia menjadi sosok yang jenius seperti sekarang ini.

Mantap mengambil jurusan sains di Universitas Gadjah Mada

Dua orang saudara Damar mengambil jurusan sosial. Sang kakak, Andika Aria Sena, merupakan lulusan broadcast Universitas Indonesia. Sedangkan adiknya, mengambil jurusan Sastra Belanda dan sekarang berkarier sebagai seorang reporter di majalah anak.

Damar dan saudara-saudaranya [sumber gambar]
Damar sendiri mantap mengambil jurusan Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada pada 2004 silam. Tak hanya sampai di sana saja, keuletan dalam belajar ia buktikan dengan lulus cum laude pada tahun 2009.

Melanjutkan pendidikan hingga doktoral di Swiss

Setelah lulus pada tahun 2009, Damar berhasil melanjutkan S2 di Teknologi Federal (ETHZ) dan Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPLF) di Swiss. Dua institute ini bergabung menjadi Teknologi Konfederasi Swiss (ETH). Di tahun 2012, ia lulus dengan predikat summa cum laude. Wow, keren banget kan?

Damar C Wicaksono [sumber gambar]
Tak hanya sampai di sana saja Sobat Boombastis, saat ini Damar sedang menempuh pendidikan doktoral di kampus yang sama untuk menjadi seorang ahli nuklir. Hal ini membuat banyak netizen kagum, mengingat usia Damar yang tergolong masih sangat muda.

Menjadi salah satu pembicara dalam konferensi Internasional

Sebagai salah satu calon doktor muda ahli nuklir, Damar juga menjadi salah satu pembicara dalam konferensi internasional. Salah satunya adalah International Topical Meeting on Nuclear Reactor Thermalhydraulics (NURETH-16), di Chicago, Illinois, Amerika pada tahun 2015.

Damar dan Dono saat kecil [sumber gambar]
Damar juga beberapa kali mengikuti acara yang sama di Jepang. Menurut sang adik, usai menyelesaikan pendidikan S3-nya, Damar ingin meneruskan jejak ayahnya sebagai dosen. Tampaknya, bagi Damar dunia pendidikan lebih menarik perhatiannya daripada dunia hiburan.

BACA JUGA: Mengenang Wahyu Sardono Alias Dono Warkop Lewat Sisi Lain yang Tidak Banyak Diketahui Orang

Selain prestasinya yang gemilang, kampus tempat Damar menimba ilmu merupakan kampus yang terkenal meluluskan para ilmuwan hebat, salah satunya ada Albert Einstein. Jadi, bisa dibayangkan dong, seberapa besarnya usaha Damar untuk bisa lolos di kampus ini?

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

10 Mitos yang Masih Dipercaya, dari Duduk di Tengah Pintu sampai Buka Payung di Dalam Rumah

Seorang Pria Meninggal Dunia saat Salat di Lorong Tempat Kerja, Bikin Netizen Terenyuh