Kanker, HIV/AIDS, atau penyakit jantung lagi menjadi momok paling mengerikan di dunia. Dewasa ini dunia sedang mengalami darurat bunuh diri yang teramat parah. Fenomena mengerikan yang bisa dilakukan oleh siapa saja di dunia ini mulai menyebar ke banyak negara. Bahkan karena fenomena bunuh diri ini banyak orang menganggap jika nyawa manusia seperti tidak ada harganya lagi.
Orang-orang dengan tekanan mental yang sangat kuat akhirnya menjadi bunuh diri sebagai jalan keluar. Mereka beranggapan jika bunuh diri adalah solusi dari segala solusi yang ada. Akibatnya, di lima negara besar ini, bunuh diri sudah menjamur dan menjadi sesuatu yang menakutkan. Mari kita simak bersama-sama.
Guyana menempati tempat pertama sebagai salah satu negara dengan kasus bunuh diri paling banyak di dunia. Setiap 100.000 orang di guyana, sebanyak 44 orang di antaranya bunuh diri dengan cara yang mengerikan. Rata-rata orang yang bunuh diri di negeri ini melakukan aksinya karena depresi, kemiskinan, dan tidak merasa bahagia dengan hidup yang dijalaninya.
Dalam setahun 25.000 orang di Jepang dikabarkan meninggal dunia karena melakukan bunuh diri. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat jika keadaan ekonomi Jepang kian memburuk. Orang-orang yang tak bisa hidup dengan baik akan berupaya mengakhiri hidupnya dengan sangat cepat. Bahkan ada dari mereka yang banyak melakukan hal ini dengan bersama-sama.
Kasus bunuh diri di Korea Selatan terbilang sudah sangat memprihatinkan. Bahkan pemerintah setempat sudah melakukan beberapa pencegahan dengan banyak melakukan penyuluhan. Tingginya angka bunuh diri di negeri ini bisa terjadi akibat adanya tekanan yang sangat kuat dari masyarakat. Selain itu banyak orang yang terobsesi dengan dunia artis harus berakhir dengan mengerikan karena tak tahan dengan persaingannya.
Dalam satu hari saja, terdapat 11 orang yang meninggal akibat bunuh diri di Sri Lanka. Artinya dalam setahun saja, sudah ada 4.000 orang yang meninggal dengan cara tidak wajar ini. Sri Lanka mengalami peningkatan jumlah bunuh diri sepanjang tahun sejak perekonomiannya kian memburuk. Banyak orang miskin dan merasa tidak bisa melanjutkan hidupnya memilih bunuh diri daripada hidup dengan mengerikan.
Nepal mengalami darurat bunuh diri setelah tahun lalu negeri ini mengalami bencana gempa bumi sangat besar. Konon gempa ini menjadi yang terbesar di Nepal dan menewaskan banyak sekali orang. Negeri ini hampir seluruhnya hancur hingga penduduk banyak sekali kehilangan rumah hingga pekerjaannya.
Inilah lima negara yang memiliki tingkat bunuh diri terbesar di dunia. Di negara ini, nyawa seperti tidak ada harganya hingga semua orang tega membantai dirinya sendiri. Lantas bagaimana dengan Indonesia? Negeri ini hanya memiliki sedikit orang bunuh diri, dari 100.000 orang hanya ada 4 kasus bunuh diri. Semoga ke depannya, bunuh diri ini semakin menurun di dunia.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…