Nyaris setiap hari kita menyantap makanan yang satu ini. Saat sarapan, makan siang, atau pada makan malam. Itu pun belum termasuk jam-jam makan darurat. Dalam setiap momen tersebut, ia berperan bukan hanya sebagai pelengkap, namun sebagai sajian utama untuk menumpas rasa lapar yang melanda.
Mustahil kita dapat menolak pesonanya yang hadir dalam segerombol butir yang tersaji di atas sebuah piring atau mangkuk kecil. Kepulan panasnya meruap hangatkan suasana, aromanya tawar namun tercium wangi entaskan lapar yang menggelora. Rasanya, sulit membayangkan hari-hari yang kita lalui tanpa kehadirannya.
Nasi adalah komponen utama dalam hidangan makanan masyarakat Indonesia. Nasi selalu menjadi pilihan utama sumber karbohidrat kita setiap harinya. Namun, tahukah kamu akibat yang dapat ditimbulkan dari terlalu banyaknya mengonsumsi makanan ini? Dampaknya tak main-main, apabila saran untuk tak selalu makan nasi tidak kamu indahkan, kesehatanmu bisa terancam di masa depan nanti.
Memangnya apa saja sih bahaya keseringan makan nasi yang perlu kita tahu?
Kamu mungkin hanya tahu nama penyakit ini dari sebuah iklan gula kemasan atau iklan susu khusus manula. Namun, apabila kamu punya kerabat keluarga yang menderita penyakit ini, khususnya mereka yang sudah orang tua, kamu akan paham bahwa penyakit diabetes tak bisa dipandang sebelah mata.
Akan tetapi, jika kita terus menerus mendapat asupan nasi, otomatis kadar gula dalam tubuh kita akan semakin bertambah. Akibatnya, kelebihan gula yang tak digunakan dalam proses metabolisme akan diserap dan terus menumpuk dalam darah kita. Agar gula dalam darah dapat didistribusikan secara baik dan menyeluruh ke dalam sel maupun jaringan tubuh kita, diperlukan bantuan hormon insulin. Hormon ini dihasilkan oleh suatu organ bernama pankreas. Semakin tinggi kadar gula dalam darah, semakin tinggi pula kerja pankreas untuk menghasilkan insulin.
Di sini letak horornya. Apabila pankreas bekerja terlalu keras, lambat laun sel-sel penghasil insulin di dalamnya dapat rusak. Sehingga, pankreas tak lagi berdaya menghasilkan insulin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Dan jika hal itu terjadi, kadar gula dalam darah akan semakin meningkat, sehingga penyakit ini pun akan siap menemani masa tua kita.
Ini yang paling sering luput dari perhatian. Saat kita makan, yang kita pikirkan hanyalah, “Bagaimana caranya agar saya tak kembali merasa lapar dalam waktu yang lama?” Maka, otak kita secara instan akan menjawab, “Makanlah nasi sebanyak-banyaknya!”
Zat penting seperti serat dan vitamin ini utamanya berasal dari sayur dan buah-buahan. Kita sering kali hanya fokus pada perut kenyang, setelah itu, masa bodoh dengan asupan lainnya. Orang jarang memakan buah-buahan atau sayur setelah sajian utama habis disantap. Padahal, zat ini begitu penting buat pencernaan kita dan kesehatan organ tubuh lainnya. Kelar dah buat kamu yang suka makan nasi pake mie instan.
Saya percaya, para wanita akan mulai mempertimbangkan asupan karbohidrat dari makanan lain setelah membaca poin yang satu ini. Jika kita makan nasi dalam jumlah banyak tanpa dibarengi aktivitas yang cukup, maka akan terjadi penumpukkan karbohidrat dalam tubuh kita.
Nah, kelebihan cadangan energi dari ubahan zat karbohidrat ini jika tak digunakan akan terus menumpuk. Alhasil, cadangan energi tersebut akan disimpan sebagai lemak tubuh, yang apabila semakin menumpuk, maka akan tercipta yang namanya tubuh gemuk.
Meski kedengarannya sepele, namun kita paham betul kalau rasa kantuk tak bisa seenaknya menyerang begitu saja. Bagaimana jika rasa kantuk ini datang ketika kita sedang mengerjakan suatu tugas dengan batasan tenggat yang berlaku hari itu juga? Produktivitas jadi terancam bukan?
Itulah beberapa alasan mengapa kamu harus mulai mengurangi makanan yang satu ini. Bukannya harus dijauhi, tapi sangat dianjurkan agar kamu juga memperhatikan pola makan sehingga asupan nutrisi lain dapat tercukupi.
Coba ingat-ingat lagi lagu empat sehat lima sempurna yang pernah diajarkan oleh bapak atau ibu guru kita di sekolah dasar. Masih ingat kan liriknya?
Sepiring nasi sehari 3 kali itu baru cukup kalori
Lauk pauknya yg sederhana ckp gizi dpt lah terbeli
Buah-buahan paling banyak disini itu syarat tak tertandingi
Sayuran segar semangat mekar berseri cerah setiap hari
4 sehat 5 sempurna tuk masa depan kita
Nasi lauk sayur dan buah kalau dapat ditambah susu
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…