Wanita biasanya identik dengan sosok yang sabar dan penuh kasih. Karena memiliki peranan sebagai seorang ibu, wanita biasanya memiliki sifat alami yang penyayang dan tentu jauh dari kesan kejam atau jahat. Tapi hal ini ternyata tidak selamanya benar.
Baca Juga : Dosen Cantik Mirip Artis Korea Bikin Mahasiswa ‘Klepek-Klepek’
Sepanjang sejarah, ternyata ada beberapa wanita yang ternyata justru jauh dari sifat penyayang dan penuh kasih. Bahkan beberapa di antaranya memang bersifat kejam. Berikut ini beberapa wanita paling kejam dalam sejarah.
Jika sekilas kamu melihat wajah Karla Homolka, tidak akan terlihat ada hal yang aneh dalam dirinya. Wajahnya yang cantik dan senyumnya yang ceria ternyata menyembunyikan fakta yang mengerikan tentang dirinya. Karla Homolka bekerjasama dengan suaminya, Paul Bernardo membunuh tiga orang wanita.
Tidak akan ada yang pernah menyangka bahwa wanita yang berprofesi sebagai perawat bisa melakukan hal kejam. Tapi kasus pembunuhan oleh Baverley Alitt menyatakan sebalikanya. Wanita ini bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit di bagian anak-anak.
Beverley dihukum penjara 13 kali seumur hidup atas kejahatannya. Hukuman beberapa kali seumur hidup biasanya memang diberikan kepada pembunuh yang memakan korban hingga lebih dari satu orang. Ini berarti 1 korban kejahatan yang dilakukan dihitung dengan 1 hukumannya seumur hidup. Sehingga meskipun ia meminta keringanan untuk 1 hukumannya, hukuman seumur hidup untuk korbannya yang lain masih tetap berlaku.
Cinta seorang ibu kepada anaknya adalah hal yang sangat luar biasa. Namun akan jadi hal yang mengerikan jika cinta tersebut berubah menjadi sesuatu yang ekstrim seperti yang dilakukan oleh wanita asal Italia, Leonarda Cianciulli.
Myra Hindley dijuluki oleh wanita paling kejam di Inggris. Bagaimana tidak? Ia dan suaminya, Ian Bradly, melakukan pembunuhan terhadap 5 orang anak berusia antara 7 hingga 17 tahun pada Juli 1963 hingga Oktober 1965. Empat diantaranya mengalami pelecehan seksual.
Mary Ann Cotton adalah seorang pembunuh berantai terkenal pada tahun 1870an. Gilanya lagi, korbannya tidak lain adalah 3 suaminya dan 12 dari 13 anaknya termasuk ibunya, kekasihnya dan beberapa orang di sekitarnya. Total ia melakukan pembunuhan terhadap 21 orang dengan cara meracuni mereka.
Lizzie Borden adalah wanita Amerika yang didakwa atas tuduhan pembunuhan namun bebas karena kurangnya bukti. Ia didakwa atas pembunuhan ayah dan ibu tirinya pada tahun 1892 di Massachusetts.
Belle Gunnes adalah seorang pembunuh berantai asal Amerika. Dengan tinggi 183cm dan berat 91kg, ia adalah wanita yang kuat secara fisik. Ia membunuh banyak dari pelamar dan kekasihnya, serta anak-anaknya di berbagai waktu yang berbeda. Motifnya adalah untuk mendapatkan uang asuransi, serta barang berharga lainnya.
Ilse Koch adalah wanita Jerman yang juga istri dari Karl-Otto Koch, komandan dari kamp konsentrasi Nazi, Buchenwald dan Majdanek. Ia terkenal atas kekejamannya terhadap para tahanan di kamp tersebut.
Wanita yang ini terkenal akan kekejamannya karena telah membunuh 7 orang pria di Florida antara tahun 1989 dan 1990. Dalam pembelaannya, kematian ketujuh orang tersebut adalah untuk membela diri karena mereka semua memperkosa atau mencoba memperkosanya.
Katherine Knight adalah wanita Australia pertama yang dihukum seumur hidup tanpa keringanan dan tidak boleh dibebaskan sama sekali. Wanita ini membunuh pasangannya sendiri dan bahkan memutilasi tubuhnya. Tidak berhenti sampai di situ saja, ia juga menguliti tubuh korbannya dan memasak dagingnya untuk disajikan pada anak dari korbannya.
Baca Juga : Ayu Gani, Wanita Pertama Indonesia Juarai Kontes Model Asia!
Itulah sepuluh orang wanita terkejam yang mampu melakukan pembunuhan hingga beberapa orang sekaligus. Bahkan beberapa diantaranya adalah keluarganya sendiri. Hal ini tentu sangat mengejutkan karena wanita biasanya dipandang sebagai sosok yang penyayang dan penuh kasih.
Viral sebuah kisah yang membuat hati netizen teriris, ialah seorang perempuan yang rela merawat suaminya…
Akhirnya kejadian, seorang petugas pemadam kebakaran Depok gugur ketika melakukan tugasnya. Dia adalah Martin Panjaitan,…
Menjelang pemilu yang semakin dekat, sejumlah daerah mengadakan debat calon kepala daerah untuk memperkenalkan visi…
Kasus penahanan seorang guru bernama Supriyani di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan publik. Perempuan…
Solo yang dikenal dengan kota yang tenang, baru-baru ini terdapat kejadian yang menghebohkan. Kota Solo…
Fomo (fear of missing out) adalah rasa takut ketinggalan akan sesuatu hal yang sedang tren.…