Presiden Soekarno memang dikenal sebagai seorang yang teguh membela martabat bangsa. Hal ini terlihat dari bagaimana ia berucap dalam orasi-orasinya ataupun dari sikapnya yang membela kedaulatan negara di mata dunia. Tak pelak seorang Bung Karno pun secara tidak langsung dijadikan sebagai role model bagaimana perjuangan bangsa itu harus digariskan.
Meskipun jasa Presiden Soekarno begitu besar dan banyak yang sudah diberikannya kepada negara, namun sebagai manusia biasa ia tetap saja bisa membuat kesalahan. Seperti 4 tokoh berikut yang harus mendekam di balik jeruji penjara akibat berlawanan dengan Presiden Soekarno. Parahnya, proses pemenjaraan ini dilalui tanpa proses peradilan. Nah, siapa saja ke-4 tokoh itu? Berikut ulasannya.
Sutan Syahrir bisa dikatakan adalah kawan yang kemudian justru menjadi lawan politik Presiden Soekarno. Dulunya ia adalah sahabat perjuangan bersama Bung Karno. Pasca Indonesia merdeka, Sutan Syahrir ikut mengambil peran membangun Indonesia sebagai perdana menteri termuda di dunia dalam usia 36 tahun. Selain itu, ia juga pernah menerima amanah sebagai Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri. Dalam karir politiknya, Sutan Syahrir merupakan pendiri Partai Sosialis Indonesia.
Mochtar Lubis merupakan salah satu tokoh pers Indonesia yang sangat kritis terhadap Presiden Soekarno. Ia lahir di Padang tahun 1922 dan meninggal di Jakarta tahun 2004. Sejak zaman pendudukan Jepang ia sudah terjun di dunia jurnalisme. Ia turut mendirikan Kantor Berita ANTARA, kemudian mendirikan dan memimpin harian Indonesia Raya yang dilarang terbit. Ia juga ikut mendirikan majalah sastra Horison bersama kawan-kawannya.
Buya Hamka yang merupakan ulama kharismatik asal Minangkabau ternyata juga pernah menjadi korban peradilan Presiden Soekarno. Sebagai ulama, Beliau pernah menjabat sebagai ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang pertama. Di bidang politik, Beliau juga terjun melalui Partai Masyumi yang nantinya juga dibubarkan Presiden Soekarno. Di bidang ormas, tercatat pula nama Buya Hamka aktif sebagai pengurus Muhammadiyah.
Nama seorang Pramoedya Ananta Toer adalah nama besar dalam jagat sastra Indonesia. Kehidupannya, selain lekat dengan sastra, juga amat akrab dengan kehidupan penjara. Setidaknya, ia pernah dipenjara dalam 3 periode berbeda, yakni zaman pendudukan Jepang, rezim Orde Lama, dan rezim Orde Baru. Friksi antara Pram dengan Presiden Soekarno dimulai karena sikap kritis Pram terhadap kebijakan pemerintahan Soekarno yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Ia pun akhirnya dipenjara 1 tahun.
Nah, itulah tadi 4 tokoh yang dipenjara akibat melawan kehendak Bung Karno. Saat awal kemerdekaan, memang keadaan negara belum se-stabil masa sekarang di mana kebebasan berpendapat sudah diatur dalam Undang-undang. Namun tetap saja, yang namanya hukuman secara sepihak adalah suatu kesalahan yang tak bisa diterima siapa pun.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…