in

Susah Tidur sampai Begadang, Ini Tips Sahurnya agar Kuat Puasa Seharian

Begadang di bulan puasa adalah tantangan tersendiri. Tidak seperti hari biasa di mana setelah semalaman melek siangnya kita bisa mengisi perut untuk memenuhi tenaga, kali ini kita harus menahan lapar dan haus. Tidak tidur dan absen makan minum selama 12 jam. Wah, bisa dibayangkan ya seperti apa rasanya.

Namun ada kalanya begadang jadi hal yang tak bisa dihindarkan, mungkin karena pekerjaan atau hal penting lain. Kalau sudah begini kita harus pintar-pintar menyiasatinya. Agar terutamanya puasa jadi lancar. Selain membalas tidur, sahur adalah poin penting yang harus diperhatikan saat kamu begadang. Berikut ini tips-tipsnya.

Makan makanan yang kaya akan karbohidrat

Ilustrasi makanan kaya akan karbohidrat [sumber gambar]
Mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat bisa menjadi pilihan agar tubuh tetap stabil menjelang puasa. Jenis-jenis makanan seperti sereal, roti gandum, kentang, mie, dan beras putih atau merah, bisa dipilih salah satu sebagai sajian saat sahur. Selain mudah didapat, bahan-bahan tersebut juga bisa menambah nafsu makan jika diolah secara tepat.

Cukupi tubuh dengan asupan cairan

Ilustrasi minum air putih [sumber gambar]

Cairan merupakan salah satu hal penting untuk menunjang tubuh agar kuat menjalani puasa sehari penuh. Mengawali hari sebelum puasa dengan air putih menjadi pilihan yang baik. Caranya biasa diatur sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan tubuh, yakni dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka. Saat malam hari menjelang tidur juga bisa ditambah beberapa gelas.

Selingi makanan utama dengan buah dan sayuran

Ilustrasi menu sahur buah kurma [sumber gambar]
Selain mengkonsumsi makanan utama, ada baiknya jika menyertakan buah atau sayuran segar sebagai menu tambahan. Seperti yang kita tahu, kedua makanan tersebut memiliki asupan gizi yang dibutuhkan tubuh seperti mineral dan vitamin untuk menunjang kebugaran tubuh. Serat yang terkandung di dalam sayur dan buah-buahan juga membantu kita menghindari sembelit saat buang air besar.

Hindari menghangatkan makanan untuk menu sahur

Ilustrasi menghangatkan makanan [sumber gambar]
Kebiasaan ini biasanya sering dilakukan terhadap makanan sisa berbuka di sore hari agar bisa disantap lagi menjelang sahur. Jenis makanan tersebut adalah sayur-sayuran, nasi, telur, makanan laut (seafood), dan sajian yang digoreng. Terutama sayuran, kandungan gizi yang ada bisa berkurang jika kembali dipanaskan sesudah diolah sebelumnya.

Lakukan sahur saat waktu mendekati imsyak

Ilustrasi makan sahur [sumber gambar]
Salah satu cara yang bisa dicoba saat santap sahur adalah melakukannya saat mendekati waktu imsyak. Hanya saja, makanan yang akan dikonsumsi harus disiapkan terlebih dahulu agar tidak terburu-buru. Menurut ahli gizi RS Pondok Indah, dr Juwalita Surapsari yang dilansir dari CNN Indonesia (23/05/2019) mengatakan, sahur bisa dilakukan saat mepet imsyak agar jedanya tidak terlalu lama. Jadi alih-alih sahur lebih awal, justru dianjurkan untuk mengakhirkan. Biar jadi bekal yang oke untuk puasa seharian.

BACA JUGA: 6 Menu Sahur yang Menyelamatkan Saat Bangun Telat

Sahur jadi modal penting untuk berpuasa setelah bergulat dengan malam alias begadang. Namun tentu tak hanya ini saja yang bisa kamu lakukan. Hal penting lain seperti istirahat beberapa jam juga bisa kamu lakukan untuk memulihkan energi. Lagi pula katanya tidur di saat puasa bernilai ibadah. Mantap kan?

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Kim Hansol, Kandidat Terkuat Saingan Adik Kim Jong Un yang Bisa Klaim Tahta Presiden

4 Fakta di Balik Pencopotan Sitti Hikmawatty karena Polemik Wanita Bisa Hamil Saat Berenang