Kematian adalah hal alami yang pasti terjadi pada setiap manusia. Namun terkadang ada beberapa cara meninggal yang begitu tragis dan kelam sehingga membuat orang-orang di sekitarnya menjadi ngeri.
Baca Juga : 5 Kejahatan Perang Keji yang Pernah Dilakukan Amerika
Meski begitu, ada juga beberapa sosok yang justru tertawa di hadapan kematian mereka sendiri. Meskipun tahu mereka akan segera meninggal, tidak ada rasa gentar yang tampak di wajah mereka seperti yang terekam di foto-foto berikut ini.
Foto ini disimpan oleh Menteri Pertahanan Finlandia pada tahun 2006 dengan deskripsi: “Petugas intelijen Soviet yang tidak dikenal sebelum ditembak. Finlandia, tahun 1942.” Pada masa Perang Dunia II, Finlandia bersekutu dengan Nazi Jerman dalam usaha untuk mendapatkan kembali wilayah negaranya yang direbut Soviet pada tahun 19939-1940.
Foto pada Oktober 1944 ini menunjukkan Georges Blind, anggota pertahanan Perancis pada masa Perang Dunia II yang tersenyum pada pasukan eksekusi Nazi. Alasan mengapa Blind tersenyum adalah karena ia tahu bahwa adegan ini dibuat sebagai bagian dari interogasi.
Foto di bawah ini menunjukkan kru kapal pembawa pesawat Jepang Zuikaku yang bersorak gembira sebelum tenggelam di pertempuran Cape Engano. Pada 24 Oktober 1944, pesawat penyerang berat milik Amerika menyerang kapal tersebut dengan 7 torpedo dan 9 bom. Admiral Jisaburo Ozawa memerintahkan untuk menurunkan bendera dan meninggalkan perahu.
Sesaat sebelum tewas digantung, Stjepan Filipovic dalam foto yang diambil pada 22 Juni 1942 ini menunjukkan ia mengangkat tangan dan berteriak membangkang. Sebelum ditangkap oleh pasukan Axis, Filipovic adalah seorang pejuang komunis Yugoslavia yang memimpin pertahanan unit Tamnavsko-Kolubarski di Valjevo.
Kata-kata tersebut kemudian digunakan sebagai slogan pejuang selama masa Perang Dunia II. Kini Filipovic dianggap sebagai pahlawan nasional.
Pria yang memegang anak anjing di foto berikut ini adalah Kopral Jepang Yukio Araki yang masih berusia 17 tahun. Foto ini diambil hanya sehari sebelum melakukan serangan bunuh diri yang dikenal dengan kamikaze. Pada 27 Mei 1945, pilot muda ini terbang dari pangkalan udara Banzei dengan pasukan ke-72 Shinbu untuk menyerang kelompok angkatan laut Amerika di dekat Okinawa.
Baca Juga : Ini Lho 6 Ritual Kematian Unik di Dunia yang Bikin Kamu Ngeri
Dalam peperangan, para pasukan tahu bahwa mereka mengorbankan nyawanya ketika turun ke medan perang. Apalagi pejuang yang jelas-jelas menentang penindasan, mereka tahu bahwa setiap saat mereka berhadapan dengan kematian. Namun para tentara ini memperjuangkan apa yang mereka yakini. Hal itulah yang membuat mereka begitu berani mengorbankan nyawa mereka.
Kabar duka datang dari dunia hiburan, khususnya di Asia. Aktris asal Taiwan, Barbie Hsu, yang…
Fenomena catcalling atau pelecehan verbal di ruang publik masih sering terjadi, bahkan dianggap lumrah oleh…
Kabar bahagia datang dari pasangan artis Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid yang kini tengah menantikan…
Sempat digegerkan penemuan mayat di dalam koper berwarna merah di selokan Desa Dadapan, Kecamatn Kendal,…
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, akhirnya resmi kembali ke negara asalnya, Korea Selatan.…
Tahun 2025 baru saja dimulai, China sudah bikin dunia gemetaran. Bukan bicara soal perang tapi…