Dalam beberapa hari ini, mahasiswa dari berbagai penjuru negeri bergerak melakukan aksi demonstrasi untuk menentang kebijakan pemerintah yang akan mengesahkan RUU KUHP dan RUU PKS yang isinya dianggap kurang sesuai dan merugikan masyarakat. Bahkan, beberapa pasal dalam Undang-undang dianggap receh serta tidak dirumuskan dengan sungguh-sungguh.

Oleh karenanya, demonstrasi yang dilakukan itu semata-mata bertujuan agar keluh kesah masyarakat didengar dan dipertimbangkan oleh para elite politik yang duduk di kursi pemerintahan. Alhasil, yang bergerak tak hanya mahasiswa saja, berbagai kalangan, dari anak STM, selebgram, artis, The Jak, hingga K-Popers ikut bahu membahu menolak RUU yang sedang viral.

Demo mahasiswa [sumber gambar]
Pemerintah dan DPR menjadi musuh bersama. Rasa tidak puas dengan keputusan pemerintah tersebut telah menyatukan mereka untuk ada di baris yang sama, bahkan kelompok yang selama ini dinilai apatis dan masa bodo terhadap isu-isu panas yang sering melanda Indonesia pun kali ini membantu para mahasiswa maju ke garda depan menantang DPR dan pemerintah. Keterlibatan mereka ini bukan hanya turun ke jalan saja, tapi juga mendesak melalui dunia maya alias media sosial di internet.

Seperti yang sudah kita lihat bersama jika anak STM mengajukan diri sebagai pasukan ‘berani mati’ yang dengan sekuat tenaga melawan para aparat dan siapapun yang menghalangi jalan mereka. Bahkan, entrance epic anak-anak yang masih memakai pakaian sekolah ini disebut netizen sebagai ‘Avengers’ versi kearifan lokal. Tak hanya itu saja, anak-anak STM ini memang seperti tak kenal rasa takut, mereka meminta para mahasiswa yang berdemo mundur dan menjadi back up saja, agar mereka bisa maju ke garda depan. Dari merusak water cannon hingga melempar balik gas air mata, semua sudah dilakukan.

Sementara perwakilan dari para pecinta oppa a.k.a K-Popers ada akun @BEAUTIFULYOONGO atau Ana. Melalui Twitternya, Ana meretweet kembali situasi terkait yang berhubungan dengan demonstrasi dan tuntutan para mahasiswa untuk DPR agar menggagalkan RUU yang sudah berbentuk draft tersebut. Tak hanya Ana sebagai K-Popers saja, di barisan selebgram ada Alenxander Thian, Awkarin, serta beberapa selebtweet –yang selama ini membagikan tweet receh, kini mereka juga membela apa yang seharusnya dibela, yaitu negara. Bahkan, Awkarin tak hanya berkoar melalui akun media sosial, ia juga turun ke jalan membagikan kotak makanan ke para pendemo.

Dian Sastro [sumber gambar]
Artis tanah air yang juga sangat concern terhadap masalah RUU ini ada nama Dian Sastro Wardoyo. Dian bahkan sempat beradu argument dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly tentang isi RUU yang dianggap ‘ngawur’. Dian bahkan sempat dikatakan ‘bodoh’ oleh Yasonna, karena tidak membaca dengan lengkap isi RUU itu. Namun, dengan santainya, Dian memberikan komentar balik, dirinya tak merasa keberatan untuk belajar dan mengkaji ulang RUU tersebut. Faktanya, hasilnya tetap sama, RUU yang ada tersebut bermasalah. Bahkan, perseteruan keduanya membuat fans Dian Sastro membela sang aktor dengan pujian dan dukungan.

The Jak Mania [sumber gambar]
Bahkan, jika dirasa aspirasi rakyat masih kurang didengar meski berbagai kalangan sudah muncul dan menuntut pemerintah, Suporter The Jak juga dengan sukarela akan turun ke jalan dan ikut berdemo. Sayangnya, hal tersebut masih berupa ancang-ancang. Meski para supporter sudah menggebu-gebu ingin ikut aksi, Tauhid Indrasjarief atau BUng Ferry menuliskan bahwa The Jak tak boleh turun ke jalan saat menggunakan atribut Persija/The Jak Mania. “Peringatan untuk seluruh anggota The Jak Mania untuk tetap berada di jalur sepak bola, khususnya Persija Jakarta,” tulisnya dalam akun Facebook pribadinya. Kalau sampai supporter bola juga turun, berarti negara kita memang sedang kritis, gais~

BACA JUGA: Adu Statement Dian Sastro dan Yasonna Laoly, Pendukung Disas Maju ke Baris Depan

Semoga segera ada titik terang ya untuk RUU dan segala aturan yang dianggap tidak masuk akal itu. Sekarang kita berdiri di garis yang sama Sahabat Boombastis. Jika ada sesuatu yang hanya akan merugikan dan menindas rakyat, maka hanya ada satu kata: LAWAN!!!