in

Beli Perusahaan Tempat Ia Bekerja Dulu, Begini Tanggapan Karyawan Terhadap Sosok Ahmad Sahroni

Kesuksesan yang diraih oleh Ahmad Sahroni saat ini tak lepas dari kehidupan masa lalunya yang penuh perjuangan. Kerja keras demi mengubah keadaan yang lebih baik, menjadi keseharian yang kemudian menuntunnya pada kesuksesan. Semua benar-benar dilakukan Sahroni dari nol. Tak heran banyak orang di sekelilingnya merasa takjub.

Perjuangan Sahroni dari yang dulunya bekerja sebagai seorang supir hingga sukses seperti saat ini, ternyata masih membekas di benak rekan-rekannya dulu. Hal ini terlihat dalam sebuah video berjudul “SpeedTalk #3: GOKIL! ‘Menembus’ Masa Lalu Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni dengan Tesla X” yang diunggah oleh Talk Show tvOne (22/02/2020).

Dalam tayangan tersebut, Sahroni tampak mengunjungi kantor tempatnya bekerja saat menjadi supir di masa lalu. Kini, gedung megah itu telah dibeli dan beralih menjadi miliknya. Dari yang dulunya hanya karyawan biasa, siapa sangka jika pria 42 tahun itu sekarang adalah atasan dari semua karyawan yang ada di sana.

Meski telah sukses, Sahroni tak lupa dengan rekan-rekannya dulu. Ia tetap ramah terhadap mereka yang bekerja sebagai tenaga keamanan, hingga tukang kebun. Tak ada jarak antara Sahroni dan para karyawannya tersebut. Ia tampak akrab dengan mereka yang ada di sana.

Tangkapan layar bincang-bincang Ahmad Sahroni dengan Karyawan [sumber gambar]
Salah seorang anggota keamanan yang berjaga di sana, ingat betul sosok Sahroni muda yang dulu merupakan seorang sopir. “Orangnya baik, bijaksana, tidak sombong. Rendah hatilah. Udah jadi bos besar dia sekarang,” ucap petugas wanita yang tengah berjaga di sana.

Saat bincang-bincang santai, Sahroni juga terlihat akrab dan menyalami beberapa orang yang datang kepada dirinya, yakni seorang tukang kebun dan security. Bahkan, Sahroni terang-terangan mengakui bahwa dirinya dulu berteman akrab dengan petugas keamanan kantor semasa menjadi supir.

Tangkapan layar Ahmad Sahrono saat bertemu dengan karyawannya [sumber gambar]

Ketika dirinya melakukan kunjungan kerja di di kawasan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Sahroni yang kala itu telah menjadi Anggota Komisi III DPR RI terpukau dengan seorang penjual coklat yang masih duduk di bangku SD. Teringat akan masa kecilnya yang juga penuh perjuangan, Sahroni pun memborong makanan coklat yang dijajakan.

BACA JUGA: Kisah Masa Lalu Pengusaha Ahmad Sahroni yang Sempat Menjadi Tukang Semir dan Ojek Payung

Ada banyak hal yang bisa kita ambil dari kisah Ahmad Sahroni di atas. Salah satunya adalah sikap rendah hati dan tetap bersahaja meski telah bergelimang kesuksesan. Seperti pepatah kacang yang tak lupa kulitnya, Sahroni menjadikan masa lalunya sebagai pijakan agar senantiasa meraih sukses dalam kesederhanaan.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Belajar dari Ceko, Bagaimana Masker Selamatkan Banyak Warga dari Corona tanpa Memborongnya

5 Alasan Meski Setelat-telatnya, Utang Wajib untuk Dibayar. Jangan Sampai Menyesal!