in

4 Fakta ‘Sumur Misterius’ di Tengah Sungai Prono Probolinggo yang Dikira Tempat Mistis

Tak ada kaitannya dengan hal mistis [Sumber gambar]

The power of gadget memang bisa menyebarkan informasi dengan secepat kilat, bahkan di pelosok negeri sekalipun. Segala sesuatu yang menarik perhatian, tak biasa, dan aneh akan bisa menjadi pusat perhatian masyarakat. Seperti kehebohan tumpukan batu di sungai Cibojong, Jawa Barat yang sempat viral, kali ini kasus yang serupa juga ditemukan di Probolinggo Jawa Timur.

Warga setempat menemukan sebuah sumur misterius yang berada di tengah-tengah sungai Prono, Sumberwuluh, Kecamatan Bedes. Karena dinilai aneh, ia mengunggah potret sumur tersebut di grup Petani Padi Indonesia melalui akun facebook Vrita Syabila Faqih. Sontak saja, ada banyak komentar dari postingan ini. ada yang menyebutkan sumur tersebut sebagai tempat pembantaian, mistis, dan banyak hal mengerikan lain. Apakah memang begitu fakta sebenarnya? Yuk, simak uraiannya.

Dibangun oleh Belanda pada tahun 1800an

Sumur Prono yang dibangun sejak zaman Belanda [Sumber gambar]
Kita sama-sama tau saja bahwa penjajahan yang berlangsung selama tiga abad lamanya menjadikan Indonesia sebagai rumah kedua bagi kolonial Belanda. Hal tersebut sangat memungkinkan sekali mereka meninggalkan berbagai jejak di negara kita selain memeras hasil alamnya. Hampir di seluruh penjuru yang mereka singgahi pasti punya peninggalan bukan? Nah, sumur ini salah satunya. Ketika menjajah kala itu, mereka membangun saluran irigasi besar-besaran pada tahun 1800an, tujuannya tentu tak lain untuk kemudahan bersama.

Berfungsi sebagai saluran pembuangan dan jalur irigasi

Fungsinya sebagai irigasi dan penanggulangan banjir [Sumber gambar]

Saluran irigasi ini disebut Lubang Air (Spillway) atau Sipon (Syphon). Metode cerdas ini digunakan agar mencegah air sungai bisa meluap serta membantu proses irigasi tanpa harus bersusah payah memakai pompa. Seperti yang bisa kamu lihat, dengan adanya lubang di tengah-tengah sungai, air akan terdorong dengan sendirinya dan mengalir karena gravitasi. Ujung dari aliran air ini berakhir di desa Sumberagung, seperti yang dikatakan oleh R. Oemar Sjarif, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Probolinggo.

Sama sekali tidak mengandung hal mistis

Tak ada kaitannya dengan hal mistis [Sumber gambar]
seperti berita aneh yang biasanya diunggah, setelah masuk ke grup facebook Petani Padi Indonesia video sumur misterius ini banjir komentar. Kebanyakan dari mereka mengaitkan hal tersebut dengan berbagai asumsi. Ada yang bilang jika sumur itu dijadikan tempat pembuangan dan pembantaian dulunya, atau aliran airnya berakhir di laut selatan. Ada lagi yang bersuara bahwa melawati tempat itu di siang hari saja sudah mengerikan dan bikin merinding karena sangat angker. Hal ini tak lain karena adanya pemakaman tidak jauh dari sumur di atas sungai ini. Kenyataannya, sumur saluran air ini tidak ada kaitan apa-apa dengan hal berbau klenik, karena memang tidak angker seperti komentar para warganet.

Direncanakan menjadi objek wisata baru Probolinggo

Setelah viral di facebook, banyak orang yang ingin melihat sumur ini secara langsung dan berselfie ria. Respon mereka pastinya takjub dan menganggap hal tersebut unik. Salah satu pengunjung bahkan bilang akan lebih indah jika sumur tersebut dijadikan sebagai objek wisata baru Probolinggo. Menanggapi hal tersebut, Oemar sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air mengatakan akan mendiskusikannya lebih lanjut bersama dinas pariwisata dan warga setempat.

Media sosial memang tak selamanya jahat, tapi harus tetap waspada karena belakangan ini banyak sekali beredar berita hoax alias tak terbukti kebenarannya. Sekali lagi untuk Saboom semua, jangan gampang percaya dengan hal yang tersebar di berbagai media sosial. Seperti sumur ini, faktanya saja, ini hanya tempat aliran air biasa, bukan tempat klenik apalagi tempat pembantaian korban. Tetap cek and ricek ya!

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Inilah Bahaya Dari ‘Ginseng Mabur’, Si Miras Oplosan Kekinian yang Sudah Menelan Banyak Korban

Surat Terbuka untuk Saaih: Daripada Disobek Mending Uangnya Berikan ke Pembaca