Tidak bisa dipungkiri kalau Ramadan bikin kantong kita benar-benar jebol. Jika semula dalam sebulan kita hanya membutuhkan 1 juta untuk biaya hidup, maka saat Ramadan bisa naik jadi dua kali lipat, atau bahkan lebih. Kita cenderung tidak bisa mengontrol pengeluaran yang terus jebol, hingga miris akan datang saat angka-angka di tabungan berkurang drastis.
Baca Juga : Begini Cara Kuliah Sambil Traveling ke Luar Negeri
Pengeluaran-pengeluaran ini terjadi karena sebagian besar kebutuhan tak bisa dibendung. Namun beberapa hal sebenarnya bisa disiasati untuk ditekan. Nih, 7 penyebab utama kantong kita jebol saat Ramadan. Perhatikan baik-baik, ya!
Saat puasa, kita tidak makan lebih dari 15 jam sehari. Artinya perut benar-benar kosong seharian penuh dari subuh hingga magrib. Dampak dari itu semua adalah nafsu makan kita meningkat dengan drastis. Banyak sekali yang diinginkan untuk dimakan saat bedug maghrib datang dan kita diperbolehkan makan.
Nabi Muhammad mengajarkan kepada kita untuk membatalkan puasa dengan tiga butir kurma. Cukup itu saja. Hal ini dilakukan karena kurma sangat manis dan secara instan akan memberikan asupan tenaga buat tubuh sebelum melaksanakan Sholat Maghrib. Namun yang kita lakukan biasanya mengumpulkan aneka takjil yang akhirnya nggak dimakan semua.
Even yang pasti ada saat bulan puasa datang adalah buka puasa bersama. Biasanya kita sudah merencanakannya jauh-jauh hari, bahkan sebelum puasa sendiri datang. Buka puasa bersama biasanya dilakukan dengan teman kantor, teman SD, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, teman sekampung, teman komunitas, dan teman-teman lainnya.
Nggak hanya sesuatu yang dimakan yang bikin kantong jebol. Namun motor juga bikin kantong jebol, terlebih harga BBM terus naik. Jika hari hari-hari biasa kita menggunakan motor atau mobil (kalau yang kaya) untuk kerja dan keperluan penting lain. Tapi kalau bulan puasa datang hal itu tidak akan terjadi.
Bahan bakar minyak naik terus-menerus. Sembako naik juga tanpa perasaan, terus ditambah datangnya bulan puasa. Harga seperti terbang dan susah dicapai. Kalau pun bisa, kantong kita benar-benar akan jebol. Yang semula harga daging ayam sekilo 30 ribu, saat puasa bisa mendekati 50 ribu, sayuran pun yang seikat 2 ribu bisa jadi 3-4 ribu.
Banyak orang bijak bilang jika saat lebaran harusnya hati yang baru, bukan bajunya. Namun kata-kata itu sepertinya Cuma jadi angin lalu. Karena pada kenyataannya toko dan pusat perbelanjaan yang menjual baju-baju baru laris manis. Terlebih mereka memberikan iming-iming dikson yang menggiurkan.
Harga tiket akan melejit tinggi saat lebaran, entah kereta, bus, pesawat, atau kapal laut. Para perantau akan merogoh kocek dalam-dalam hingga jebol untuk mampu menjangkau harga tiket yang diincar banyak orang. Berapa pun harga asal bisa pulang biasanya akan dibeli meski duit harus ngutang ke mana-mana.
Baca Juga : Penting! Tips Untuk Hindari Aktivitas Duduk Seharian
Jika nggak pengen kantong jebol saat Bulan Ramadan maka tekan beberapa hal di atas. Seharusnya saat Ramadan kita bisa menahan hawa nafsu, nggak malah bablas seperti hal-hal di atas. Yuk, sayangi dompet anda agar nggak jebol!
Nama standup comedian Fico Fachriza kembali mencuat di media, namun bukan karena karyanya di dunia…
Indonesia darurat kekerasan. Namun ada yang lebih parah lagi. Kebanyakan kasus buntu di tengah jalan.…
Nama Talitha Curtis belakangan menjadi sorotan publik setelah kisah hidupnya viral. Mantan pemain FTV yang…
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia…
Masih ramai di media sosial, kasus pemukulan dokter koas yang bertugas di RSUD Siti Fatimah…
Dunia musik internasional dikejutkan dengan kabar meninggalnya Bob Bryar, mantan drummer dari band My Chemical…