Banyak orang yang ingin hidup sehat dan panjang umur. Dengan begitu mereka akan dapat melihat anaknya tumbuh menjadi orang tua. Melihat cucunya lahir dan tumbuh besar hingga akhirnya berkeluarga juga. Hidup yang panjang lebih berharga dari harta jenis apa pun.
Namun seiring dengan berkembangnya zaman. Tingkat usia manusia kian menurun. Salah satunya karena faktor makanan yang dapat memengaruhi kesehatan. Selain itu lingkungan juga berperan membuat seseorang bisa bertahan lebih lama atau tidak.
Baru-baru ini Kementerian Kesehatan Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang merilis data menakjubkan. Hampir 60.000 penduduk Jepang berusia lebih dari 100 tahun. Sebuah rekor tertinggi di dunia. Bahkan angka umur panjang di atas 100 tahun terus meningkat sepanjang tahun. Seperti apakah kehidupan mereka hingga hidup sangat lama? Mari kita simak bersama-sama.
Jika mendengar masakan Jepang, maka yang ada di pikiran kita adalah Sushi. Masakan yang terbuat dari nasi dan biasanya diberi toping irisan daging ikan laut segar. Lalu disantap dengan kecap asin, dan wasabi.
Rekor wanita tertua di dunia akhirnya selesai setelah pada April 2015 lalu Misao Okawa meninggal. Wanita asal Osaka itu meninggal saat berusia 117 tahun. Salah satu yang menyebabkan wanita ini hidup lama adalah pola makan yang baik dan olahraga teratur.
Selain mengkonsumsi ikan laut mentah yang kaya omega-3, masyarakat Jepang sangat suka mengkonsumsi rumput laut hijau. Biasanya mereka menjadikan dalam bentuk segar sebagai campuran salad atau campuran sup.
Manfaat mengkonsumsi makanan berfermentasi adalah kemampuan penyerapannya yang tinggi. Bahkan sebagian telah diserap oleh tubuh saat kita masih mengunyah dan belum masuk ke lambung. Olahan fermentasi yang paling banyak digunakan di Jepang adalah pasta kacang kedelai, kecap asin, acar mentimun, miso, dan yang paling terkenal adalah natto, fermentasi kedelai yang dimakan dengan nasi panas dan telor mentah.
Mandi adalah hal yang sangat penting bagi masyarakat Jepang. Jika kita ke Jepang akan banyak sekali ditemukan pemandian umum seperti sento atau onsen. Sebanyak 85% penduduk Jepang mandi dengan berendam di dalam air hangat. Bahkan menurut survei pada tahun 2010 sebanyak 128 juta orang Jepang sering menggunakan pemandian umum untuk berendam dan menghabiskan waktu setelah pulang kerja.
Jepang sangat terkenal dengan teh hijau yang bermanfaat. Bahkan Jepang juga menjadikan acara minum teh sebagai salah satu upacara yang sakral. Hal yang sangat penting dan menjadi gaya hidup yang sudah dilakukan secara turun-temurun.
Hidup dan mati ada di tangan Tuhan. Namun kita sebagai manusia harus mampu menjaga diri agar terhindar dari penyakit. Semua dimulai dengan mengubah kebiasaan buruk seperti mengurangi rokok dan menjaga pola makan. Lalu melakukan kebiasaan baik, walau sekecil apa pun seperti rajin mandi, atau cuma membuang sampah di tempatnya. Selalulah jaga kesehatan agar dapat hidup lebih lama
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…