in

Pulau Galang, Lokasi yang Dibidik Jokowi untuk Dibangun Rumah Sakit Khusus Pasien Corona

Dengan adanya 2 orang pasien yang positive terinfeksi virus corona di Indonesia, pemerintah tampaknya mengambil langkah cepat tanggap. Sebelumnya, Indonesia merupakan negara Asia Tenggara satu-satunya yang tak disinggahi oleh corona, namun pasca pertemuan dua orang WNI dengan warga Jepang yang disebut positive corona, mereka juga tertular, hingga saat ini keduanya berada dalam perawatan pihak medis.

Berbagai antisipasi telah dilakukan. Misalnya melalui media yang menyebarkan apa saja yang harus dilakukan untuk menghindari wabah corona. Pemerintah pun bergerak dengan sangat cepat, mereka mengambil langkah akan mendirikan rumah sakit khusus untuk penderita penyakit menular –terutama corona, yang bertempat di Pulau Galang. Seperti apakah pulau ini? Simak dalam ulasan berikut ini ya!

Pulau tempat menampung para pengungsi Vietnam

Pulau Galang ini terletak di Kepulauan Riau. Meski luasnya 80 hektar, kampung ini tak dihuni oleh seorang pun, hanya menjadi saksi sejarah yang dijadikan sebagai tempat pariwisata. Seperti yang sudah diulas oleh Boombastis.com sebelumnya, pulau ini merupakan pelarian para warga Vietnam karena perang saudara pada tahun 1979.

Para pengungsi Vietnam [sumber gambar]
Karena sudah merasa tidak aman dan tertindas komunis di negaranya sendiri, orang-orang Vietnam melarikan diri ke Indonesia. Mereka harus menyeberangi Laut Cina Selatan menggunakan perahu kayu berpenumpang 40 – 100 orang. Terombang-ambing di lautan membuat sebagian mereka terdampar di pulau dan mati kelaparan, sebagian lagi berhasil mendarat ke daratan Indonesia, yaitu pulau ini.

Misteri kampung Vietnam yang angker

Selama berada di Pulau Galang, para penduduk Vietnam ini mendirikan rumah, tempat ibadah, bahkan museum. Setelah keadaan membaik, mereka dipulangkan ke negara mereka lagi, dan pulau ini menjadi tempat yang ditinggalkan. Konon, karena merupakan lahan kosong, ada banyak sekali kejadian aneh yang terjadi di Pulau Galang ini. Konon para wisatawan yang datang ke sana kerap melihat penampakan.

Seramnya Kampung Vietnam [Sumber gambar]

Tak hanya itu saja, pulau ini sering dijadikan sebagai tempat uji nyali beberapa stasiun televisi. Ada lagi larang yang terkenal di sana, yakni tidak boleh mengambil buah mengkudu yang hidup dan tumbuh di Pulau Galang.

Jadi salah satu opsi rumah sakit untuk pasien corona

Saat ini, banyak warga Indonesia yang takut akan infeksi virus corona. Makanya, pemerintah memberikan opsi untuk dibangun rumah sakit khusus untuk karantina pasien yang tertular virus corona. Berdasarkan pernyataan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mereka sudah mengobservasi tempat tersebut.

Pasien corona [sumber gambar]
Kalau memang nantinya disepakati di sana, maka bangunan lama akan dipugar dan diperbaiki. Menurut mereka, gedung-gedung dan rumah ibadah masih ada di sana, karena memang tempat tersebut dibuka untuk para wisatawan yang mau berkunjung ke dalamnya.

Pilihan lain selain Pulau Galang

Tak hanya Pulau Galang saja ternyata, pemerintah juga sudah punya opsi tempat kedua, yang nantinya dijadikan sebagai tempat karantina para pasien yang menderita virus corona. “Di samping kita juga memiliki satu tempat untuk observasi yaitu di Natuna,” kata Panglima, melansir dari smol.id.

WNI yang datang dari Wuhan [sumber gambar]
Seperti yang kita ketahui, sebelumnya para WNI yang pulang dari Wuhan, Cina juga sempat menjalani masa karantina di Pulau Natuna. Masa karantina ini berjalan selama kurang lebih 14 hari, pada pertengahan Februari lalu, mereka resmi dipulangkan ke Jakarta.

BACA JUGA: Disemprot Cairan hingga Ditolak Penduduk, Begini Kehebohan Soal Karantina WNI di Natuna

Semoga saja wabah virus corona ini segera berakhir ya, dan tak ada lagi orang yang terinfeksi. Di Cina sendiri, 50% dari mereka yang sempat dirawat tenaga medis sudah kembali bisa disembuhkan. Semoga pula penyebarannya di semua negara segera bisa berakhir.

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Masih Diselubungi Misteri, Kejahatan Besar di Indonesia Ini Belum Terungkap oleh Hukum

Rumah Tangganya Diisukan Retak, Netizen Sebut 4 Sinyal Ini dari Laudya Cynthia Bella