Aksi orasi serta demonstrasi dari para mahasiswa sedang gencar-gencarnya diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia. Tuntutan mereka jelas mengenai kebakaran hutan, pembatalan RKUHP, pelemahan KPK pengesahan RUU PKS, hingga persoalan kericuhan Papua. Negara ini memang sedang tidak baik-baik saja dan didera banyak cobaan, maka kalau pemerintah diam saja, kita sebagai rakyat harus bertindak.
Namun, demo yang digelar ini tak selamanya berakhir dengan kerusuhan kok, buktinya yang terjadi kali ini. Para mahasiswa ini mengkritik pemerintah dengan sangat santuy, membawa poster-poster yang berisi kata-kata lucu menggelitik, tapi secara tidak langsung ‘menampar’ pemerintah yang diam-diam bae. Nah, tanpa berlama-lama, yuk kita lihat kelakuan para warganet +62 ini.
Tulisan “Gedung Ini Jadi Warung Pecel” ini merupakan sindiran pedas untuk DPRD yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya

Udah kesel, panas pula yes, mau beli Teh Pucuk kok harus nerobos banyak orang. Duh, serba salah 🙁

Tolong ini lagu TikTok yang lagi dinyanyikan senjuta umat di Indonesia itu kan? Apa hubungannya sama DPRD?

Beginilah jadinya saat Sadboy ikut demo, bapernya kebawa-bawa euy

Ketika para bucin turun ke jalan dan menuntut keadilan, hmmmm

Kamu aja yang ganteng ketutup asap Mas, apa kabar mimin yang memang sudah jelek dan dekil dari sananya, tambah pekat dan tak kelihatan yes?

Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau bersuara. Indonesia sedang kritis dan tidak baik-baik saja

Harusnya bisa nih santuy sambil ngerjain skripsi, tapi apalah daya, mahasiswa harus bersuara

Udah kangen, eh pas mau ketemu belahan hati malah harus diatur Undang-undang dulu, hadehhhh

Dengarlah wahai Pak Presiden nah, rintihan para rakyat yang hutannya terbakar habis!

Gaada asap aja jomblo terus, apalagi kalau penuh asap begini, jodoh tambah hilang dari peredaran

Bumi Indonesua ini bukan milik kita saja ya, kita saja numpang….
