Sudah menjadi rahasia umum, pasca peristiwa barbar yang dilakukan oleh Breton Tarrant yang menembaki jamaah di Masjid Al Nur, tempat ibadah orang islam tersebut kini banyak dikenali. Bahkan, mungkin beberapa orang kini mulai terbisit keinginan untuk mengunjunginya. Sebuah hal yang wajar, kalau melihat fungsinya dan history yang ada di dalamnya. Kira-kira apa kalian juga memiliki keinginan itu?
Sebagai sebuah tempat ibadah muslim Al Nur bisa dikatakan bukanlah masjid yang sembarangan. Selain menjadi salah satu yang terbesar di Selandia Baru, masjid tersebut diam-diam juga memiliki keindahan yang tidak biasa. Bergaya modern dengan beberapa sentuhan islam membuatnya tampak gagah. Tidak percaya kalian? Mari simak beberapa potretnya di ulasan berikut ini.
Meski kecil, Al Nur tampak indah dari luar

Penampakan Masjid Al Nur ketika diterjang musim dingin

Nampaknya punya parkiran cukup luas untuk menampung kendaraan Jamaah

Kubah Emas Masjid Al Nur, menjadikan tempat ini tampak lebih gagah

Potret Jamah Masjid Al Nur yang rela di luar untuk beribadah

Walaupun sederhana, Masjid Al Nur terlihat nyaman

Beberapa ornamen kayu menjadi pelengkap Masjid

Masjid AL Nur juga dilengkapi sebuah perpustakaan

Sebuah lorong yang membuka ingatkan kita tentang insiden di AL Nur

Jam penunjuk waktu sholat Masjid AL Nur yang unik
Melihat keunikan dan kemegahan masjid tersebut memang sangat disayangkan jika aksi kotor penembakan terjadi di tempat tersebut. Apalagi melihat fungsi, Al Nur jelas sangat tidak pantas digunakan untuk pembantaian seperti itu. Besar harapan aksi bar-bar tersebut menjadi yang terakhir ada di dunia ini.