Saat ini, isu LGBT atau lesbian, gay biseksual dan transgeder sedang banyak dibicarakan. Sejumlah pihak menyatakan menolak propaganda dan keberadaan LGBT, sementara yang lainnya berusaha keras agar LGBT diterima di Indonesia.
Di Indonesia, LGBT memang menjadi kontroversi karena banyak yang tidak setuju dengan hal ini. Namun di negara lain LGBT ternyata banyak mendapatkan dukungan. Bahkan dari beberapa perusahaan Amerika yang cukup familiar berikut ini.
1. Apple
Apple Inc. adalah sebuah perusahaan teknologi yang begitu populer dengan produk-produk teknologinya. Perusahaan ini didirikan oleh almarhum Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne. Steve Jobs dan perusahaan Apple Inc. sejak lama memang sudah diketahui mendukung pernikahan sesama jenis. Beberapa kali, apple menghapus berbagai aplikasi di iTunes App Store yang bersifat menolak homoseksualitas.
2. Instagram
Instagram ternyata juga merupakan salah satu perusahaan Amerika yang mendukung LGBT. Ketika Amerika Serikat mengesahkan pernikahan sesama jenis, Instagram termasuk salah satu yang mendukung keputusan tersebut. Dalam akun facebooknya, instagram mengabadikan peristiwa yang bersejarah bagi warga Amerika tersebut.
3. NIKE
NIKE Inc. telah sejak lama mendukung persamaan hak LGBT. Tahun 2012, Nike meluncurkan kaos dengan tulisan #BETRUE untuk mendukung LGBT. Tidak hanya itu saja, mereka juga mendukung Referendum 71 yang mendukung pernikahan sejenis.
4. Google
Perusahaan Google merilis dukungannya terhadap LGBT setelah MA Amerika melegalkan pernikahan sesama jenis. Saat itu, Google menampilkan kotak “search” dengan warna pelangi serta menggunakan Google Doodle untuk menyatakan dukunganya. Perusahaan ini juga termasuk salah satu yang menyerukan kampanye anti-Proposition 8.
5. Starbucks
Siapa yang tidak tahu dengan Starbucks. Coffee shop yang begitu populer dan banyak terdapat di berbagai negara ini ternyata juga dengan terang-terangan sebagai pendukung LGBT dan pernikahan sesama jenis.
6. Facebook
Facebook mungkin yang paling terlihat jelas dalam memberikan dukungan terhadap LGBT. Ketika pernikahan sejenis disahkan, Facebook menawarkan gambar pelangi yang bisa dipasang di foto profile facebook mereka. Sebanyak 26 juta orang ikut mengganti foto profile mereka dengan pelangi untuk menunjukkan dukungan.
7. Microsoft
Microsoft juga dikenal sebagai perusahaan yang mendukung LGBT. Mereka juga sempat menyumbangkan 100 ribu USD untuk mendukung Referendum 71 yang mendukung pernikahan sesama jenis.
Itulah segelintir perusahaan raksasa yang dengan terang-terangan memberikan dukungannya terhadap LGBT. Masih banyak perusahaan lain yang juga memberikan dukungannya seperti Amazon, IBM, eBay, dan sebagainya.
Kasus LGBT di Indonesia memang sedang panas-panasnya, dan informasi mengenai banyak perusahaan besar yang terang-terangan memberi dukungan ini cukup mempengaruhi kebijaksanaan konsumennya di Indonesia untuk menggunakan produk mereka. Tapi masih banyak juga diantara kita yang membaca tulisan ini masih setia menggunakan Facebook, searching menggunakan Google, dan menenteng iPhone.