Memahami kebiasaan seorang pelatih dalam menentukan pemain di skuadnya memang merupakan hal sulit. Selain membingungkan karena hitungan-hitungan kelayakan, terkadang juga cenderung aneh. Bahkan alasan kenapa ia memilih si A bukan B hanya dirinya dan tuhan yang mengetahuinya. Yaa, meski terkadang staff kepelatihan juga tahu sih.
Kembali ke permasalahan memilih pemain. Di kompetisi sepak bola Jerman, ada hal unik yang dilakukan seorang pelatih terkait urusan tersebut. Dimana ukuran Mr P atau Penis yang dijadikan kriteria. Meski terlihat aneh, namun begitulah yang diutarakan langsung oleh juru taktiknya yaitu Imke Wuebbenhorst. Lalu seperti apakah kisah tersebut sebenarnya? Mari kita lihat bersama, sembari menengok beberapa pemilihan pemain berdasarkan rasi bintang dan tanah kelahiran.
Nakhoda BV Cloppenburg dan ukuran Mr P
Aksi Imke Wuebbenhorst yang mengundang perhatian terkait ukuran penis tersebut terjadi saat dirinya diwawancarai oleh pewarta dari koran Jerman. Ketika itu, lantaran pertanyaan mengandung sarkasme yang berbunyi “apakah dia harus membunyikan alarm saat memasuki ruang ganti untuk memastikan para pemainnya sudah berpakaian”.
Raymond Domenech pilih skuad Prancis berdasarkan rasi bintang
Kalau Imke tadi terkait alat vital, Raymond Domenech mantan pelatih Timnas Prancis lebih unik lagi. Dimana kabarnya dirinya menentukan para pemainnya berdasarkan rasi. Dilansir dari laman Goal.com, juru taktik 67 ini sempat membaca kartu tarot dan tidak akan menyertakan seorang berbintang Scorpio di skuad.
Athletic Bilbao hanya mengontrak pemain asli Basque
Seteli tiga uang dengan kasus Domenech tadi, kesebelasan Athletic Bilbao juga mempunyai cara yang nyeleneh dalam menentukan pemain di skuadnya. Seperti dilansir dari laman Tirto.id, mereka hanya akan mengontrak pemain-pemin yang berdarah Basque atau memiliki nenek moyang yang berasal dari wilayah tersebut. Usut punya usut, alasan mengunkan kebijakan ini adalah lantaran Aturan Cantera yang digunakan sejak tahun 1912.
Bos Real Madrid lebih memilih pemain berkulit putih
Selain beberapa hal tadi, Bos Real Madrid yaitu Florentino Perez juga sempat mempunyai kriteria aneh dalam memilih pemain. Dilansir dari Liputan 6, menurut Agen Iker Casillas, Santos Marquez, pria berkacamata tersebut kerap melakukan diskriminasi dengan pesepakbola berkulit hitam.
BACA JUGA: Dari Ditukar Timbangan Sampai Uang 100, Beginilah Transfer ‘Tergila’ Jagad Sepak Bola
Begitulah tadi sobat Boombastis beberapa kejadian nyeleneh di sepak bola. Meski sulit untuk diterima akal, tapi setidaknya menjadi penghias olahraga ini agar lebih berwarna. Kalau menurut kalian kira-kira mana yang bisa diterapkan di Indonesia?