Heboh 'People Power', 4 Negara Ini Pernah Terkena Dahsyatnya Gerakan Rakyat Tersebut [sumber gambar]
Kata-kata people power alias kekuatan rakyat, belakangan ini menjadi sorotan di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Dilansir dari bbc.com, hal ini mencuat setelah Eggi Sudjana berorasi di Rumah Kertanegara saat pencoblosan 17 April 2019, di mana ia menyerukan people power di muka pendukung Pasangan capres dan wapres nomor 02.
Jika dilihat dari makna yang ada, people power yang berarti kekuatan rakyat secara keseluruhan bukanlah sebuah perkara yang main-main. Selain menggerakkan massa dalam jumlah besar, hal ini juga dapat berimbas pada kacaunya situasi dan kondisi yang ada pada masyarakat. Tercatat, beberapa negara ini pernah mengalami dahsyatnya gerakan people power yang mampu merubah wajah negerinya.
Ferdinand Marcos yang telah memerintah selama 20 tahun semenjak terpilih pada 1964, akhirnya harus turun takhta karena diganyang oleh rakyatnya sendiri. Hal ini terjadi lantaran selama dua dekade masa pemerintahannya, korupsi sangat merajalela.
Memperkaya diri sendiri dan hal-hal negatif seperti pemerintahan yang otoriter, menjadi alasan bagi rakyat Kuba untuk menggalang aksi people power. Alhasil, aksi ini sukses meruntuhkan kekuasaan Fulgencio Batista, presiden Kuba yang telah memerintah selama dua dekade pada 1959.
People power juga sukses menenggelamkan sosok Muammar Gaddafi sebagai pemimpin Libya yang disegani. Pada masanya, ia dikenal sebagai penguasa negeri kaya minyak itu selama 42 tahun lamanya, setelah sebelumnya sukses menjatuhkan Raja Idris I lewat gerakan kudeta.
People power juga sempat terjadi di Indonesia pada 21 Mei 1998 silam. Di mana gelombang masyarakat yang dibalut dengan semangat reformasi, turun ke jalan menuntut agar Soeharto mundur dari kursi kepresidenan. Gerakan ini terjadi begitu masif dan menimbulkan kekacauan di Ibukota.
BACA JUGA: People Power, Kesadaran Rakyat yang Ada Pada Penganut Teori Bumi Datar
Sekali lagi, people power adalah sebuah aksi massa yang tidak bisa dipandang oleh sebelah mata. Beberapa pemimpin di atas, adalah saksi dari gerakan dahsyat tersebut yang akhirnya sukses menjungkalkan pemimpin mereka dari tampuk kekuasaan. Meski kata-kata ini belakangan sering menjadi sorotan di Indonesia, kita berdoa saja semoga kondisi di negeri ini tetap aman dan terkendali.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…