Mendengar penyakit cacar air, Sahabat Boombastis tentu sudah tak asing lagi. Pasalnya, penyakit ini akan diderita setiap orang satu atau dua kali di semasa hidupnya. Namun, apa kalian pernah mendengar penyakit yang bernama cacar monyet? Ya, penyakit yang biasanya menyerang warga Benua Afrika ini dikabarkan sudah mendarat di Asia Tenggara lho yaitu Singapura.
Beberapa waktu lalu, Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan kepada dunia jika penyakit yang juga disebut dengan monkeypox ini sudah ada di negaranya. Dilansir dari detik.com, ini karena ada turis asal Nigeria mengidap cacar monyet yang berkunjung ke Singapura beberapa hari silam.Oleh karenanya, Kota Batam yang menjadi tempat persinggahan sebelum atau sesudah ke negara tersebut, melakukan antisipasi agar penyakit ini tak menyebar ke Indonesia. Sebenarnya, apa sih penyakit cacar monyet itu?
Kalau dilihat dari namanya, mungkin para pembaca mengira jika monyet adalah biang keladinya. Namun sayangnya, monyet bukan satu-satunya penyebar dari penyakit ini kok.
Nah, pertanyaannya mengapa virus tersebut bisa sampai ke manusia? Alasannya ya karena manusia secara tidak sengaja bersentuhan langsung dengan hewan-hewan itu. Entah memegang, menginjak kotorannya atau bisa juga memakan daging dari binatang yang terserang cacar monyet.
Penyakit ini tidak serta merta muncul setelah virus hinggap di tubuh gengs. Gejalanya akan timbul antara empat sampai 20 hari kemudian yang kerap disebut dengan masa inkubasi. Dan hal yang tak boleh kalian lewatkan adalah monkeypox memiliki gejala sebanyak dua fase. Pertama yaitu fase invasi, di mana gejala ini terjadi maksimal selama lima hari. Biasanya si penderita akan merasa demam dengan suhu sampai dengan 40,5 derajat. Kemudian akan disertai menggigil, sakit kepala hebat, badan lemas, nyeri punggung serta otot dan juga pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher dan rahang.
Satu-satunya cara supaya tidak tertular penyakit ini ya tak melakukan kontak langsung dengan hewan primata mau pun pengerat. Jika terpaksa, pakailah sarung tangan dan masker untuk mengurangi penyebarannya. Atau kalau sudah terlanjur memegangnya, cucilah tangan dengan sabun dan bilas menggunakan air mengalir.
BACA JUGA : Wajib Diperhatikan! Ketahui 5 Cara Sembuhkan Cacar Air Sampai Tuntas dan Tanpa Bekas
Mungkin banyak yang berpikir jika cacar monyet tidak akan menyebar di Indonesia karena penyakitnya baru ada di Singapura. Namun, tidak ada salahnya untuk tetap waspada dengan penyakit ini sebab virus bisa hinggap di mana saja. Sehingga usahakan untuk selalu membersihkan diri setelah melakukan aktivitas di luar ruangan.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…