pengemis QR Code [sumber gambar]
Tak bisa dipungkiri, kemajuan zaman kadang mengubah gaya hidup masyarakat. Ya, bisa dibilang dengan mudahnya mendapatkan gadget canggih saat ini semuanya jadi serba online. Jangankan untuk transaksi dengan nominal yang banyak, bahkan naik ojek pun kini bisa dilakukan secara online. Praktis dan tidak membuang banyak waktu.
Namun siapa sangka kalau kemajuan teknologi juga merubah kehidupan para pengemis. Bagaimana tidak, di beberapa negara mereka bahkan menggunakan gadget canggih untuk bertransaksi. Lalu benarkah seperti itu? Simak ulasan berikut ini.
Mungkin kita memang sering melihat para pengemis yang menggunakan kaleng atau kotak untuk meminta sumbangan pada orang-orang yang lewat. Namun beda lagi dengan salah satu pengemis di Inggris bernama Booth pasalnya dirinya menggunakan cara yang berbeda. Lantaran kini zaman sudah maju, pengemis ini menyediakan EDC bagi mereka orang kaya yang ingin menyumbang.
Lain lagi dengan salah satu daerah yang ada di China bernama Shangdong. Alih-alih menggunakan kantong atau kaleng untuk meminta sumbangan, yang ada malah mereka sudah menyiapkan Chip serta QR Code buat orang-orang yang lewat. Tentu turis yang berasal dari luar sempat dibuat heran dengan apa yang ada sini, namun bagi warga asli sendiri sudah biasa.
Masih ada keuntungan lain yang didapatkan oleh pengemis-pengemis yang menggunakan QR Code untuk mengemis di China. Bagaimana tidak, pasalnya mereka akan mendapatkan keuntungan luar biasa dari metode baru tersebut. Jika dulu para pengemis mendapatkan penghasilan yang tak tetap lantaran sumbangan yang diberikan memiliki jumlah yang berbeda, maka saat ini mereka bisa memperoleh hingga 9 juta per minggu.
Terpikir atau tidak kenapa beberapa negara itu menerapkan teknologi canggih untuk para pengemisnya? Usut punya usut, bukan tanpa alasan namun sejalan dengan yang diterapkan pemerintah negaranya. Baik China ataupun negara maju lainnya sebenarnya sedang berlomba-lomba dalam menerapkan Cashless Economy.
Adanya para pengemis canggih ini menjadi bukti kalau zaman sekarang teknologi dapat digunakan untuk berbagai hal. Toh itu semua juga dilakukan bukan hanya untuk membantu para pengemis agar hidup lebih baik, namun juga membuat kita tahu aliran sumbangan yang diberikan, sehingga tidak digunakan secara tidak-tidak.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…