in

Fakta Pasukan Militer Afghanistan, Jumlah Banyak tapi Tak Bisa Hadapi Milisi Taliban

Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]
Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]

Kondisi Afghanistan sekarang sedang tidak kondusif, karena Taliban telah mengambil alih kekuasaan di negara ini. Sebelumnya, pasukan militer Amerika Serikat dan sekutunya menduduki Afghanistan untuk memerangi Taliban dan Al-Qaeda. Setelah sekitar 20 tahun, pasukan militer Amerika Serikat ditarik mundur. Amerika Serikat setuju untuk keluar dari Afghanistan karena adanya perjanjian dengan Taliban. Taliban harus mencegah kelompok ekstremis untuk masuk ke wilayah di bawah Taliban.

Tapi Taliban kini menguasai Afghanistan dan akan memimpin negara ini. Bahkan presiden Afghanistan sampai kabur dari negaranya sendiri. Pasukan militer Afghanistan yang jumlahnya diketahui lebih banyak dari milisi Taliban, tidak berhasil mencegah Taliban untuk menguasai Afghanistan. Padahal menurut berbagai sumber, jumlah pasukan militer Afghanistan lebih banyak daripada Taliban. Bagaimana sebenarnya gambaran pasukan militer Afghanistan ini?

Pasukan militer terkuat ke-75 di dunia dari 140 negara

Handover ceremony at Camp Anthonic, from U.S. Army to Afghan Defense Forces in Helmand province, Afghanistan
Pasukan militer Amerika Serikat dan Afghanistan. [Sumber Gambar]
Menurut Global Fire Power, pasukan militer Afghanistan dinilai sebagai yang terkuat ke-75 dari 140 negara pada 2021. Personel militer Afghanistan berjumlah sekitar 300.000, sedangkan yang aktif sekitar 175.000. Peralatan yang mendukung kekuatan mereka ada sekitar 193 helikopter, 1.000 kendaraan lapis baja, 120 kendaraan artileri, dan 25 proyektor roket.

Didukung oleh Amerika Serikat

Pasukan militer Amerika Serikat di Afghanistan.[Sumber Gambar]
Pasukan militer Amerika Serikat di Afghanistan.[Sumber Gambar]

Selama berada di Afghanistan, Amerika Serikat bukan hanya memerangi Taliban. Mereka juga melatih pasukan militer Afghanistan agar menjadi lebih terlatih dan kuat. Dilaporkan bahwa Amerika Serikat menghabiskan sekitar 88,3 miliar dolar Amerika untuk membiayai pelatihan pasukan militer Afghanistan per Maret 2021. Biaya sebanyak itu termasuk memenuhi perlengkapan pendukung seperti pesawat, kendaraan, dan senjata. Pasukan militer Afghanistan mendapatkan keterampilan utama, perlindungan udara, pemeliharaan, dan dukungan pelatihan dari Amerika Serikat.

Pasukan “hantu”

Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]
Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]
Menurut Amerika Serikat, mereka melatih 300.000-an pasukan militer Afghanistan. Tapi rupanya jumlah di lapangan tidak sebanyak itu. Sampai ada yang disebut sebagai ghost fighters atau pasukan “hantu”, karena anggota militer itu tidak benar-benar ada. Ternyata jumlah 300.000 tidak semuanya berlatar belakang pasukan militer, tapi ada juga yang anggota polisi. Padahal mereka tidak terlatih dan dilengkapi persenjataan yang memadai. Jadi sebenarnya jumlah pasukan yang disebutkan oleh Amerika Serikat itu keakuratannya dipertanyakan.

Jumlah pasukan lapangan yang terbatas

Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]
Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]
Masih berhubungan dengan jumlah anggota militer Afghanistan yang tidak akurat, berakibat pada terbatasnya pasukan lapangan. Hanya unit-unit tertentu dengan jumlah sangat terbatas yang dapat bekerja secara efektif. Tapi tidak jarang juga anggota yang aktif tersebut terlalu banyak diberi beban dan dikerahkan terlalu cepat ke lapangan, yang kadang karena masalah politik. Selain itu, ada pergantian petinggi militer yang terjadi terus menerus. Sehingga posisi yang kosong banyak diisi oleh anggota militer yang tidak siap berperang.

Kurang bisa mengoperasikan peralatan perang

Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]
Pasukan militer Afghanistan. [Sumber Gambar]
Beberapa anggota militer Afghanistan mempunyai kecakapan menulis dan membaca yang tergolong rendah. Sementara, peralatan yang diberikan oleh Amerika Serikat biasanya dibarengi dengan buku panduan manual. Untuk bisa mengoperasikan dan merawat peralatan tersebut, perlu mengikuti langkah tepat yang tertera di buku panduan manual. Sejumlah pihak sampai tidak yakin bahwa peralatan yang ditinggalkan untuk pasukan militer Afghanistan bisa dirawat dengan baik.

Kalah dari milisi Taliban

Milisi Taliban di Kabul, ibu kota Afghanistan. [Sumber Gambar]
Milisi Taliban di Kabul, ibu kota Afghanistan. [Sumber Gambar]
Pasukan militer Afghanistan yang dinilai telah dilatih oleh pasukan Amerika Serikat, rupanya tidak terbukti di lapangan. Nyatanya ketika Taliban memasuki kota-kota di Afghanistan, pasukan militer Afghanistan sendiri tidak mampu menghadapi mereka. Hal ini sampai membuat terkejut dunia politik di berbagai negara. Disebutkan pasukan militer Afghanistan yang disebut sebanyak 300.000, tidak sebanding dengan jumlah milisi Taliban yang konon sekitar 80.000. Namun, di sisi lain dikatakan bahwa jumlah sebenarnya milisi Taliban 150.000-200.000 orang.

BACA JUGA: 4 Fakta Taliban, Kelompok yang Ambil Alih Kekuasaan Afghanistan hingga Bikin Kacau

Sampai berita ini dibuat, kondisi Afghanistan belum terkendali. Situasi di bandara di Kabul juga tak kalah mencekam, karena warga berusaha untuk terbang dengan pesawat yang berkapasitas terbatas. Belum ada yang menyebutkan adanya campur tangan pasukan militer Afghanistan dalam proses evakuasi warga yang merasa ketakukan akan berkuasanya Taliban.

Written by Galih Hayu

Romell Broom, Narapidana yang Lolos dari Hukuman Mati tapi Meninggal karena Covid-19

Amasya Manganang, Kakak Aprilio Manganang yang Juga Sudah Resmi Operasi Seperti Sang Adik