Baru-baru ini, kabar tentang larangan mendengarkan musik, merokok, main hape, serta menggunakan GPS saat mengemudi sedang marak di seantero Indonesia. Munculnya peraturan resmi tentang hal tersebut tentu demi keamanan para pengendara pula, agar konsentrasi saat menyetir tidak terpecah hingga bisa membahayakan nyawa.

Aturan yang dianggap sepele seputar lalu lintas dan berkendara ini bukan hanya ada di Indonesia saja loh. Ada banyak negara lain yang sudah lebih dulu menerapkan system yang enggak kalah menakutan dibanding negara kita, bahkan jika melanggar tilangnya tak tanggung-tanggung, bisa langsung jatuh miskin. Seperti apa sih peraturan demi tertibnya lalu lintas di negara lain? Yuk, simak uraian berikut!

Menyanyi sambil nyetir di Kanada bisa ditilang 1,5 juta

Taofik Moalla yang tertilang karena Ulahnya [Sumber gambar]
Kalau di Indonesia mendengarkan musik yang bisa memecah konsentrasi bisa mendapat denda setidaknya 750 ribu, hal serupa juga terjadi di Kanada. Kejadian unik ini dialami oleh seorang pria bernama Moalla ketika ia hendak pergi ke sebuah swalayan. Karena tak mau bosan, ia menyetel radio sambil bernyanyi. Tindakannya ini ternyata membuat polisi membunyikan sirine dan menyuruhnya menepi. Polisi tersebut menanyakan surat kelengkapan kendaraan, kemudian memberi surat tilang dengan nominal 149 Dollar (1,5 juta rupiah). Itu baru menyanyi, apalagi kalau sambil karaoke dan joged seperti di Indonesia ya?

Larangan lewat di jalan yang tergenang air di Jepang

Larangan lewat genangan air di Jepang [Sumber gambar]
Negeri matahari terbit ini tidak hanya terkenal dengan berbagai tradisi nyeleneh, makanan unik, dan budaya langka saja, berlalu lintas pun diatur sangat ketat. Saat mengendarai kendaraan, Jepang mengharamkan para pengemudi melintasi genangan air atau tanah berlumpur, terlebih jika sampai mengenai pejalan kaki, mereka akan mendapatkan tilang langsung. Ah, kalau di Indonesia mah pejalan kaki bisa sampai basah kuyup terciprat air. Ditambah, bagi mereka yang SIM-nya memakai kacamata, maka wajib berkacamata saat mengendara. Ini bukan buat gaya-gayaan ya, tapi peraturan tertulis.

Jangan pernah mengisi bensin full tank jika berada di Jerman

Larangan isi bensin full tank di Jerman [Sumber gambar]
Jerman yang dikenal sebagai industri otomotif ini juga masuk dalam salah satu negara dengan peraturan lalu lintas super duper ketat. Saat saat hendak mengisi bensin, jangan coba-coba untuk untuk full tank, karena hal tersebut merupakan larangan keras di negara ini. Alasannya sederhana, menghindari bensin yang meluber dan bisa menyebabkan kecelakaan, masuk akal juga sih. Nah, kalau kamu melanggar peraturan lalu lintas, maka akan ditilang setidaknya 9 juta dan di skors tidak boleh mengemudi selama 3 bulan. Sadis!

Filipina melarang anak di bawah umur 18 tahun mengendarai dan jadi penumpang sepeda motor

Larangan membonceng anak kecil di Filipina [Sumber gambar]
Hampir semua peraturan di Filipina ini sepertinya memang cukup mengundang perhatian, termasuk aturan dalam mengendara dan menumpang sepeda motor. Pada pertengahan 2017 lalu, pemerintah Filipina membuat peraturan resmi tentang tidak dibolehkannya anak di bawah umur 18 tahun menjadi penumpang apalagi sampai mengendarai sepeda motor. Hal tersebut ditujukan untuk mengurangi jumlah kecelakaan motor yang dialami pengendara di bawah umur. Bagi yang melanggar akan dikenakan denda yang pastinya cukup tinggi. Pengecualian ini hanya dibolehkan saat seorang anak membutuhkan penanganan medis darurat.

Mengendarai mobil dalam kondisi kotor adalah hal illegal di Dubai

Mobil di Jalan raya Dubai [Sumber gambar]
Berada di Dubai dan melihat jejeran mobil seperti Ferrari, BMW, Bentley dan Rolls-Royce bukanlah hal yang luar biasa, faktanya karena memang negara Dubai terkenal dengan negara kaya. Fakta yang tak kalah luar biasa adalah aturan lalu lintas yang mengharamkan kendaraan mewah tersebut berkeliaran di jalan dengan body yang kotor. Selain itu, tak akan tempat cuci mobil, karena semua mobil pribadi wajib dicuci di rumah masing-masing. Pantas saja Dubai dikenal dengan negara bersih, peraturan pemerintahnya seketat ini kok!

Paraturan tersebut dibuat sesuai dengan budaya negara masing-masing, dan pastinya bukan tanpa tujuan. Di Indonesia juga adanya larangan merokok, mendengarkan musik, dan penggunaan GPS berfungsi sebagai usaha pencegahan terhadap kecelakaan yang pemberitaannya hampir tiap hari. Tugasnya sekarang, bukan malah memprotes aturan yang ada, tapi melihat sisi baik dari dibuatnya aturan tersebut.