Kabar mengejutkan datang dari seorang pria asal Sukabumi. Pria yang bernama Jeje tersebut meninggal dunia secara tiba-tiba setelah berolahraga bulu tangkis. Dilansir dari kompas.com, lelaki berusia 55 tahun tersebut sebelumnya tak menunjukkan gejala sakit apapun. Ia malah sempat bertanding pada babak penyisihan kelas ganda. Setelah itu, Almarhum Jeje memilih untuk beristirahat di pinggir lapangan dan tak lama kemudian bersandar dan tergeletak. Hingga akhirnya, Jeje dikabarkan telah menghembuskan napas terakhir setelah dibawa ke rumah sakit.
Pastinya kalian heran dengan peristiwa satu ini. Ya bagaimana tidak, aktivitas yang menyehatkan seperti itu malah membuat beberapa orang meninggal dunia beberapa menit setelahnya. Bahkan, fenomena ini sudah banyak terjadi di mana-mana. Kalau sudah seperti ini, apa berarti olahraga bisa picu kematian?
Jadi, dari ulasan di atas kita bisa menyimpulkan kalau olahraga bukanlah pemicu dari serangan jantung yang mengakibatkan kematian seseorang. Tapi lebih kepada kondisi jantung dari masing-masing. Sehingga membuat jantung serasa kaget karena belum terbiasa dengan peningkatan aktivitas tubuh. Kalau Sahabat Boombastis menemukan hal serupa seperti yang dialami oleh pria asal Sukabumi tadi, berarti orang tersebut memiliki gangguan jantung sebelumnya. Jadi, jika kalian ingin berolahraga, sebaiknya pemanasan dulu atau memeriksakan kondisi jantung kepada dokter. Supaya olahraga tidak membawa ancaman bagi diri sendiri.