Kita yang tinggal di Indonesia patut bersyukur karena masih bisa menikmati internet dengan lancar. Kalau lagi nganggur atau bosan, setidaknya kita bisa buka-buka youtube buat nonton bergam video yang diupload dari berbagai negara di dunia.
Masyarakat di beberapa negara ini ternyata nggak seberuntung itu. Mereka nggak akan bisa nonton youtube atau bahkan menggunakan internet sebebas kita.
Saat berlibur ke Cina, nggak perlu repot gadget buat sekedar nonton video youtube. Pasalnya, kamu juga nggak bakal bisa menikmati situs tersebut di negara ini. Sejak internet mulai merambah ke Cina, partai komunis di negeri tirai bambu itu sudah menyensor besar-besaran banyak situs yang dianggap berlawanan dengan revolusi.
Iran sudah memblokir Youtube sejak Desember 2006 bersama dengan beberapa situs lainnya karena dianggap tidak bermoral. Pemblokiran terhadap Youtube dimulai ketika beredar sebuah video porno seorang bintang opera sabun dengan pacarnya.
Kalau China hanya memberlakukan sensor besar-besaran dan memblokir situs saja meski masih menggunakan internet, Korea Utara justru bertindak lebih jauh. Mereka menciptakan internet sendiri yang terletak di Korea Utara. Akibatnya, nggak cuma youtube saja, tapi setiap situs yang ada di dunia ini diblokir oleh Korea Utara.
Turki juga termasuk negara yang memblokir Youtube. Hanya saja mereka beberapa kali memblokir kemudian mengangkat blokiran sebelum kemudian di blokir lagi. Pada 6 April 2015, tidak cuma Youtube, tapi Twitter dan Facebook juga diblokir gara-gara beredarnya foto seorang jaksa yang terbunuh pada saat terjadinya adegan penawanan.
Pemerintah Sudan memblokir Youtube pada April 2009 setelah pemilu presiden. Mereka juga memblokir akun Google. Pemblokiran ini dilakukan gara-gara beredarnya video panitia pemilu yang memberikan tambahan suara palsu.
Pemerintah Eritrea mewajibkan setiap penyedia jasa layanan internet untuk menggunakan infrastruktur internet yang dikontrol oleh pemerintah. Banyak situs yang dibuat oleh orang buangan Eritrea diblokir di negara ini.
Sampai saat ini, Youtube masih diblokir di Pakistan sejak September 2012. Gara-garanya adalah video film “The Innocence of Muslim” yang memicu kemarahan dunia. Mahkamah Agung Pakistan bahkan mengatakan bahwa Youtube harus diblokir sampai ditemukan cara untuk memblokir setiap konten yang berbau penistaan agama.
Memang sih Youtube diblokir di beberapa negara tersebut. Kalau berkunjung ke sana, kamu nggak bisa bersantai sambil nonton video di situs tersebut. Tapi setidaknya, kamu bisa jalan-jalan menikmati pemandangan kota. Mungkin juga dengan diblokirnya Youtube, makin sedikit orang yang kesehariannya bengong saja di depan laptop.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…