Di negara adikuasa setara Amerika Serikat, segala macam jenis kejahatan bisa saja terjadi dan dilakukan oleh siapapun. Ada banyak penjahat, gangster, serta orang asing yang bisa melukai orang yang tak mereka kenal sekalipun. Di antara cerita para gangster Amerika, nama Michael Howard cukup menggelitik untuk dibahas.
Sosok yang sekarang menjadi motivator di Indonesia ini memiliki serentetan kisah kelam sebelum akhirnya ia kembali ke jalan yang lurus. Seperti apa latar belakang Michael, dan apa yang membuat ia kembali bertobat? Yuk, simak cerita dari Boombastis.com berikut.
Lahir di Indonesia dan diboyong ke Amerika di usia yang masih belia
Mencari kasih sayang di luar keluarga
Harapan Howard untuk punya banyak waktu bersama keluarga selama di negeri orang juga pupus sudah. Ia dan ibunya berada di daerah yang berbeda selama di Amerika, ia di Danver dan ibunya masih tinggal di Indonesia. Howard berulang kali dititipkan pada keluarga dan teman ibunya dengan alasan yang sama, karena bandel. Setelah bersama orangtua di Amerika nyatanya ia masih belum bisa mendapatkan kasih sayang yang ia idamkan, karena Howard mencari hal tersebut di luar keluarga. Begitu awal mula ia tergabung dalam anggota gangster, yang mottonya ‘we are family’. Ia merasa memiliki keluarga baru, walaupun pekerjaannya tak jauh dari membuat onar dan kekacauan.
Melakukan segala macam tindak kejahatan
https://www.youtube.com/watch?v=1E2CK8pq8Vc&t=8s
Kebebasan di Amerika memang membuat orang bisa melakukan apa saja. Selama 24 tahun tinggal di negeri Paman Sam, Howard tercatat sudah tiga kali keluar masuk penjara San Quentin California, yang notabenenya ditakuti karena berisi pelaku kejahatan dari berbagai kasus. Adapun penyebab yang membuat ia mendekam dalam bui adalah percobaan pembunuhan, jual senjata, pemakai narkoba yang berlangsung selama kurang lebih 20 tahun. Rentetan kejahatan tak terampuni tersebut membuat Howard akhirnya dideportasi oleh pemerintah Amerika. Selamanya tidak akan bisa menginjak tanah negara adidaya, Amerika lagi.
Kembali tobat dan keluar dari dunia hitam
Kehidupan seseorang memang tak ada yang tau, hari ini berandal besok lusa bisa jadi orang baik-baik. Seperti yang dialami oleh Michael Howard, meski menjadi penyesalan seumur hidupnya karena tidak bisa lagi pergi ke Amerika, di satu sisi ia merasa bersyukur karena bisa keluar dari zona di mana ia merasa menjadi orang yang luar biasa jahat.