Baru-baru ini, jagad maya digegerkan oleh video masjid yang megah tetapi berada di tengah hutan lebat. Akses menuju masjid inipun tidaklah mudah, harus mendaki gunung lewati lembah dulu. Namun, dalam video tersebut, meski berada jauh dari pemukiman warga, masjid ini masih ramai pengunjung.

Agak aneh juga ya, kalau ada masjid megah tetapi letaknya di dalam hutan. Kalau kamu tidak tau cerita dan kisah di baliknya, maka akan ada banyak sekali pemikiran-pemikiran yang berseliweran di kepala. Agar hal tersebut tak terjadi, yuk kita simak ulasan di bawah ini.

Perjalanan ke masjid yang tidak mudah

Masjid ini berada di tengah hutan kaki gunung Lompobattang, Desa Bontoloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Beberapa waktu lalu, masjid ini viral berkat unggahan akun Luchyana Make Up yang memperlihatkan foto dan juga video dari masjid ini. Perjalanan menuju masjid ini pun cukup memakan waktu. Kalau dari durasi video yang duanggah sekitar 14 menit lebih.

Perjalanan menuju Masjid tengah hutan🚘

Posted by Luchyana Make Up on Saturday, 23 November 2019

Akun yang mengunggah memperlihatkan bahwa mereka melewati jalur bebatuan dan juga masih daerah dipenuhi pepohonan seperti pohon pinus serta jalur yang sempit dan terjal. Jalur ini berupa jalanan yang hanya dilalui oleh satu kendaraan roda empat saja. Namun, nampaknya akan ada akses pembangunan jalan beton.

Lokasi anti-mainstream dan membuat nyaman

Dalam video yang masih sama, sosok yang mengabadikan video berulang kali mengucapkan istighfar dan memuji sesuatu yang dilihatnya. Masjid megah ini luar biasa indah, kalau dilihat dari peta di Google Map, di dekat masjid terdapat Lembah Hijau Rumbia dan di aliri sungai Kelara. Pemukiman warga yang paling dekat dengan masjid adalah Desa Lengkoa, sekitar 1 KM dari lokasi masjid ini berada.

Masjid Tengah Hutan [sumber gambar]
Sayang, karena saat itu posisi masjid masih terkunci, makanya tak ada pengunjung yang bisa masuk. Tapi, jika dilihat dari ornamen luar, masjid ini tak kalah indah dengan bangunan yang ada di kota kok.

Masjid yang dibangun oleh seorang saudagar asal Bugis

Masjid ini jelas tidak berdiri sendiri ya, Sahabat Boom. Ia dibangun oleh seorang saudagar kaya pemilik kebun kopi di Bugis bernama H. Busli Saraka atau lebih sering disapa Puang. Meski awalnya dibangun untuk rumah ibadah pekerja kebun kopi, sekarang masjid ini terbuka untuk umum dan boleh didatangi oleh siapa saja. Hal tersebut diungkap sendiri oleh anak Puang yang bernama Rizal.

Masjid yang Megah [sumber gambar]
“Masjid ini dibangun ayah saya di dalam kebun kopi miliknya, masjid terbuka untuk umum,” tulisnya. Tujuan ayahnya membangun masjid ini ya untuk beribadah orang-orang sekitar. Sehingga, Rizal sangat menyayangkan kalau ada yang berkomentar negative terhadap keberadaan masjid itu.

Lokasi Masjid yang sering dijadikan tempat pemujaan dan ritual

Nah, jauh sebelum masjid ini berdiri, tempat tersebut sering dijadikan sebagai ritual dan pemujaan. Di sana ada sebongkah batu besar –yang oleh masyarakat dianggap keramat dan angker. Karena warga sekitar takut untuk menghancurkan batu itu, maka sang pemilik masjid meminta bantuan masyarakat Papua.

Lokasi masjid sendiri sebenarnya masih ada di dalam hutan kebun kopi. Menurut Rizal juga, masjid ini belum sepenuhnya selesai. “Masjid itu belum selesai seutuhnya. Di bawahnya akan ada ruangan untuk tempat tinggal guru mengaji untuk anak-anak penduduk sekitar,” paparnya, melansir dari tagar.id.

BACA JUGA: 5 Masjid Paling Megah di Seluruh Dunia

Jadi, masjid ini sebenarnya memang untuk keperluan ibadah masyarakat sekitar. Karena sudah viral ke mana-mana, semoga nantinya semakin ramai dan bisa terus dimakmurkan oleh warga sekitar ya.