Cyborg atau cybernetic organism adalah sebuah organisme yang dipasangi alat tertentu untuk membantunya dalam melakukan banyak hal. Seorang dengan kaki telah diamputasi dapat dipasangi semacam alat elektronik yang mampu membuatnya berjalan dengan baik, bahkan bisa digunakan dalam sebuah perlombaan lari.
Baca Juga : 5 Alasan Pesona Gili Trawangan Nggak Kalah dengan Bali
Cyborg bukan lagi sebuah teknologi yang adalah dalam sebuah sains fiksi. Teknologi yang telah maju mampu membuat hal yang sebelumnya cuma khayalan menjadi nyata. Seperti sepuluh orang cyborg yang bisa anda temui saat ini juga. Berikut uraian singkat kesepuluh orang yang memiliki teknologi canggih sebagai bagian dari tubuhnya.
Neil Harsbisson lahir dengan keadaan buta warna. Apa yang dia lihat hanya hitam dan putih. Hal ini membuatnya sangat menderita hingga akhirnya ia mampu mendengarkan warna. Benar, anda sedang tidak salah membaca. Neil mampu mendengarkan warna yang ditangkap oleh sebuah alat canggih yang ditanamkan ke otaknya. Alat ini mirip seperti antena yang menggantung di kepalanya.
Nigel Ackland memiliki pekerjaan sebagai pengenal logam mulia. Kemampuannya mengenali jenis logam hanya dengan mencium baunya terdengar sangat keren. Namun hal ini tak berlangsung dengan lama. Nigel mengalami kecelakaan di tambang yang membuat tangannya hancur dan harus diamputasi. Namun hilangnya tangan tak membuat Nigel putus ada, terlebih saat dia menjadi satu dari 250 orang yang menerima Bebionic prosthetic arm.
Kevin Warwick mendapat julukan sebagai Captain Cyborg. Ia merupakan seorang profesor yang mengajar tentang ilmu cybernetics. Ia mengajar apa saja tentang manusia cyborg dari berbagai aspek teknologi. Kevin sendiri juga merupakan manusia cyborg yang di tubuhnya terpasang sebuah chip yang dikenal dengan RFID chip. Alat ini mampu digunakan sebagai sensor yang terintegrasi pada beberapa perangkat elektronik, bahkan internet.
Cameron Clapp hanya memiliki kepala, tubuh bagian atas dan lengan kiri. Selebihnya merupakan perangkat yang membuatnya nyaris menjadi robot. Cameron dipasangi perangkat cyborg setelah saat remaja ia mengalami kecelakaan besar yang membuat banyak bagian tubuhnya harus diamputasi. Saat ini Cameron mampu menjadi seorang atlet lari, pemain golf, hingga menjadi seorang aktor.
Amal Graafstra adalah pemilik sebuah perusahaan yang mampu menanam alat berupa chip ke dalam tubuh. Chip yang digunakan berjenis RFID yang mampu membuat anda menjadi manusia cyborg tanpa terlihat. Alat ini dipasangkan Amal di antara jari tengah dan jempol yang membuatnya mampu membuka pintu dengan sekali gerakan tangan. Bahkan canggihnya Amal bisa login ke dalam komputernya hanya dengan menggunakan sensor di dalam tangannya.
Tim Cannon adalah seorang pengembang software yang nekat memasang sebuah chip eletronik ke bawah kulit di tangannya. Pemasangan ini dilakukan oleh temannya yang sama sekali tidak memiliki sertifikat operasi. Anastesi bahkan hanya menggunakan es. Benar-benar tindakan yang sangat nekat dan berbahaya. Namun akhirnya mereka berhasil memasang chip yang diberi nama Circadia 1.0.
Rob Spencer menyebut dirinya Eyeborg, atau manusia dengan mata digantikan alat elektonik. Rob mengalami kerusakan pada matanya sebelah kanan karena percikan senjata api. Akibatnya mata Rob harus dikeluarkan dan diganti dengan sebuah kamera yang memiliki sebuah baterai. Cara ini dianggap sangat ekstrem bagi beberapa orang karena biasanya orang yang kehilangan mata akan menggantinya dengan bola dari kaca.
Oscar Pistorius adalah seorang pelari hebat dalam sebuah Olimpiade Musim Panas tahun 2012 silam. Namun yang menjadikan Oscar terlihat sangat hebat adalah karena ia kehilangan dua kakinya. Oscar harus diamputasi karena kecelakaan. Tapi hal ini tidak membuat ia menjadi manusia yang minder. Terlebih saat sebuah alat berupa J-shapes dipasang untuk menggantikan kakinya.
Jerry Jalava kehilangan salah satu ruas di jari telunjuknya saat kecelakaan. Hal ini membuat ia berpikir untuk menggantinya dengan sesuatu yang unik dan berguna. Akhirnya ia memasang semacam hard disk di ujung jarinya. Alat ini memiliki USB yang dapat digunakan untuk menyimpan dan mentransfer data dengan baik tanpa harus membawa flash disk atau hard disk portable.
Jepang adalah juaranya dalam sebuah inovasi unik. Kali ini sebuah perusahaan bernama Cyberdyne bekerja sama dengan Tsukuba University membuat sebuah alat bernama HAL. Alat ini berupa eksoskeleton atau tulang luar yang mampu orang lumpuh mampu berdiri dan berjalan dengan baik. Alat ini menerima sensor dari kulit manusia dan langsung akan merespon dengan membuat manusia mampu berdiri.
Baca Juga : Robot Mirip Perempuan Asli, Cantik Atau Seram?
Itulah sepuluh manusia cyborg yang benar-benar ada dan nyata. Sebagian besar dari mereka merupakan korban kecelakaan hingga harus mengganti tubuhnya dengan bagian dari robot. Terlihat keren memang, namun jika bisa memilih mungkin mereka lebih menginginkan tubuh aslinya kembali. Karena tidak ada yang lebih menyenangkan memiliki tubuh yang utuh tanpa ada kurangnya sama sekali.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…