Seorang mahasiswa diketahui melompat dari lantai di sebuah hotel di Yogyakarta. Tentu kabar ini membuat banyak orang terkejut dan menjadi sorotan. Apa yang membuat pemuda yang masih belia ini memutuskan untuk mengakhiri hidupnya? Betapa hancurnya hati kedua orang tua sang mahasiswa mengetahui kejadian yang menimpa anaknya. Berikut ulasan selengkapnya.
Mahasiswa lompat dari lantai 11
TRS (18) ditemukan tergeletak di tanah di salah satu hotel di daerah Colombo, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diketahui, ia merupakan seorang mahasiswa Fisipol UGM yang melompat dari lantai 11 hotel tersebut pada pukul 15.00 WIB. Salah seorang karyawan hotel sempat memperingatkannya agar tidak loncat dari pagar. Untuk lantai 11 sendiri merupakan area rooftop serta bar dan restoran. Belum diketahi secara pasti penyebab TRS terjun dari lantai 11, namun pihak kepolisian menemukan sebuah surat pemeriksaa dari dokter di Rumah Sakit JIH.

Pihak Kampus mengungkapkan duka cita
Kapolsek Bulaksumur Kompol Sumanto mengatakan, orang tua TRS sudah membawa jenazah anaknya ke Kendal, Jawa Tengah, untuk dimakamkan. Sebelumnya, jenazah TRS sempat disemayamkan di RS Bhayangkara.

Jangan tinggalkan orang dengan masalah kesehatan mental
Dokter Tirta juga mengungkapkan hal yang serupa tentang kesehatan mental. Dalam salah satu video di YouTube-nya, dokter Tirta mengatakan kesehatan mental sering kali diremehkan. Menurutnya, tingkat berat dan mudah suatu masalah setiap orang berbeda-beda.

BACA JUGA: Jepang hingga Malaysia, Ini 4 Negara yang Angka Bunuh Dirinya Sempat Naik Ketika Pandemi
Kesehatan mental memang tak terlihat secara kasat mata, namun itu nyata adanya. Semua orang harus ikut peduli tentang hal ini.