Kereta bandara Soekarno Hatta ini merupakan sebuah proyek yang dibuat sebagai salah satu pemecahan masalah di Jakarta yaitu kemacetan. Kereta bandara ini telah diujicobakan pada tanggal 26 Desember 2017 agar masyarakat dapat mencoba secara langsung bagaimana rasanya bepergian menggunakan kereta tersebut. Sedangkan untuk peresmiannya dilakukan pada tanggal 2 Januari 2018.
Banyak yang menunggu-nunggu kehadiran dari kereta terbaru Jakarta ini, yang katanya melebihi kereta tipe eksekutif. Salah satu contohnya adalah kursinya yang sangat mirip dengan yang dimiliki oleh pesawat. Selain itu masih banyak lagi kelebihan-kelebihan yang ada di kereta bandara Soekarno Hatta ini. Apa saja?
1. Beli tiket di kampung halamanmu? Bisa …
Penjualan tiket kereta bandara ini jauh lebih aman. Karena tidak ada penjualan dari calo. Cara penjualannya ada tiga macam cara. Yang pertama adalah menggunakan vending machine yang tersedia di stasiun yang dilalui oleh kereta bandara.
2. Tiket murah dan bebas macet, siapa yang tidak mau?
Untuk mencapai bandara Soekarno Hatta biasanya menggunakan taksi atau mobil travel. Itu pasti menghabiskan biaya yang lebih banyak karena argo yang terus berjalan pada taksi dan ongkos bensin bagi yang mengendarai mobil travel.
3. Gerbong modern, fasilitas mirip kamar hotel
Gerbong kereta yang biasa kita kendarai pasti hanya sebatas deretan tempat duduk. Dan di setiap tempat duduk dilengkapi penyimpanan barang di atasnya. Berbeda dengan kereta bandara Soekarno Hatta yang sangat memanjakan penumpang terutama dari sisi fasilitasnya.
4. Tempat duduk nyaman anti sakit pinggang
Kursi yang ada di kereta pada umumnya tidak dapat diatur sesuai dengan kemauan kita kecuali yang bertipe eksekutif. Selain itu ruang antara kursi satu dengan yang lainnya kurang luas dan menyebabkan posisi duduk kita tidak nyaman.
Fasilitas-fasilitas kereta bandara yang akan diresmikan tanggal 2 Januari 2018 ini sangat canggih dan masih tergolong baru di Indonesia. Walaupun begitu jangan khawatir karena fitur yang ada sangat ramah dengan masyarakat yang belum begitu mengerti dengan teknologi. Kalau gini, tentu bikin iri kota-kota lain yang belum punya fasilitas serupa. Terlepas dari itu, ini jadi bukti perkembangan transportasi kita yang makin oke.