2. Cash atau Kredit Perlakuannya Beda
Tidak semua dealer atau sales seperti ini lho, tapi mayoritas memang begini adanya. Begitu masuk showroom kamu akan disambut bak Valentino Rossi yang ngidam motor bebek. Segala jenis akan mereka tawarkan beserta keunggulan-keunggulannya. Akhirnya tibalah saat mereka bertanya, “Mau kredit atau cash pak?”.
Sebenarnya tidak mengherankan kok ketika mereka bersikap demikian. Karena sistem beli kredit sangat menguntungkan dealer dan sales. Motor seharga Rp 25 juta bisa disulap jadi Rp 30 jutaan. Bandingkan dengan membeli secara cash yang membuat mereka cuma dapat untung sedikit. Harusnya tidak ada perbedaan sikap seperti ini lho. Mau cash atau kredit, keputusan pelanggan harus dihormati dan disikapi dengan baik pula. Toh, mereka beli kok bukan minta.