Penyebaran virus corona sangatlah cepat dan bisa menyerang siapa saja. Hingga berita ini ditulis, totalnya ada 893 pasien yang sudah terinfeksi dan positive corona. Jumlah ini merupakan peningkatan yang sangat cepat, mengingat corona melanda Indonesia dalam dua minggu terakhir.
Saat ini, pemerintah sudah mengupayakan segala cara untuk meminimalisir jumlah pasien corona. Hingga saat ini, sekolah, kampus, dan juga para pekerja sudah diinstruksikan untuk bekerja dan belajar dari rumah. Tidak diketahui sampai kapan wabah corona ini akan berakhir, namun inilah kemungkinan paling buruk kalau corona tak juga usai selama bulan Ramadan.
Semarak tarawih akan terasa di awal-awal puasa, namun hal ini tak akan terjadi karena masyarakat melakukan social distancing dengan salat di rumah masing-masing

Suasana sahur juga akan berubah total, boleh jadi yang membangunkan bukan pakai bedug dan ember lagi, tapi hanya alarm hape

Selama ini, setiap orang selalu bersemangat berburu takjil sambil ngabuburit, tapi tak akan terjadi kalau corona masih ada di Indonesia

Bukber bareng teman-teman dan sahabat pun tidak akan terealisasi, bisa-bisa diamankan pihak berwajib nanti

Tak akan anak-anak yang main petasan dan tarung sarung ketika selesai sahur. Mereka akan diamankan oleh orang tua di rumah masing-masing

Tahun ini, pemerintah bahkan mempertimbangkan untuk tak ada mudik lebaran demi mencegah penyebaran virus agar tak meluas

Salat Ied di lapangan dan masjid juga tak akan ramai, padahal momen ini merupakan perayaan setelah sebulan penuh berpuasa 😢

Saat lebaran, mungkin kamu akan memilih seharian tidur di rumah daripada harus bersalam-salaman dengan para tetangga

Karena tetap #dirumahaja, rumah yang biasanya digunakan kumpul keluarga tahun ini akan sepi banget ya

Kegiatan berburu diskon dan baju lebaran pun tak lagi menjadi spesial, biar deh masih ada baju tahun lalu~
