Begitu banyak wanita cantik nan legendaris di muka bumi ini dan di dalam sejarah. Nama Wu Zetian mungkin terdengar asing bagi kebanyakan orang, tapi tidak di negeri Tiongkok. Pasalnya, ia adalah satu-satunya kaisar wanita dalam sejarah kekaisaran dan dinasti negeri Tirai Bambu tersebut.
BACA JUGA:Di 7 Kota Ini, Bahkan Hukum Tidak Akan Bisa Melindungi Penduduknya
Sebagai kekaisaran yang dulunya tidak mengijinkan wanita duduk di kursi pemerintahan, apa yang dilakukan Wu Zetian ini tentu luar biasa. Namun kedudukan tertinggi di Tiongkok tersebut ia dapatkan dengan taktik dan pengorbanan besar. Inilah Wu Zetian, wanita licik dan sadis yang mampu membawa dirinya sendiri ke tahta kekaisaran Tiongkok.
Wu Zetian terlahir dari keluarga bangsawan kaya. Ia memiliki banyak dayang yang membantunya mengerjakan segala keperluan sehari-hari sehingga Wu tidak perlu belajar urusan rumah tangga sama sekali. Karena itulah, ayah Wu mendorongnya untuk membaca buku dan belajar, sesuatu yang saat itu tidak umum dilakukan wanita dan apalagi sampai didorong ayahnya.
Di usia 14 tahun, Wu dipanggil sebagai selir Kaisar Taizong namun bukan menjadi favorit sang kaisar. Kemudian setelah kaisar meninggal, putra termudanya, Li Zhi menggantikan posisi sebagai kaisar dengan nama Kaisar Gaozong. Karena selir Wu tidak punya anak dari kaisar, maka sesuai hukum ia harus tinggal di kuil dan menjadi biksu selama sisa hidupnya.
Semakin lama ia berada di istana, semakin besar pula pengaruhnya terhadap kekaisaran pada masa pemerintahan kaisar Gaozong. Ia bahkan ikut serta dalam mengambil banyak keputusan besar. Begitu besar ambisinya sampai-sampai ia dianggap sadis dan licik demi mendapatkan kekuasaan.
Tidak puas sampai di situ saja, Wang dan selir Xiao juga dipenjara atas tuduhan sihir tersebut. Namun saat kaisar Gaozong berencana membebaskan keduanya, Wu memerintahkan agar dua wanita tersebut dibunuh. Ia juga menyingkirkan pejabat-pejabat yang berani menentangnya. Ada yang dibuang, dipaksa bunuh diri, bahkan dibunuh. Bahkan anak kaisar Gaozong dari selir yang lain juga tidak lepas dari sasarannya dan menjadi tahanan rumah atas perintah Wu.
Kaisar yang kemudian mulai sakit-sakitan meminta Wu untuk memimpin kekaisaran atas nama dirinya. Namun Wu mulai bertindak di luar batas dan bahkan membuat hukum dan peraturan sendiri. Banyak orang mengira kaisar sakit karena diracun secara perlahan oleh Wu agar ia bisa mendapatkan kekuasaaan.
Setelah Gaozong meninggal dunia, putranya dengan Wu, menggantikan posisi sebagai kaisar. Tapi Wu juga menggantikan posisi anaknya ini dengan alasan anaknya punya kesulitan berbicara dan Wu “berbicara untuknya”. Namun ternyata ia malah memimpin sendiri kerajaan.
Ia menghabisi setiap orang yang masih bisa mengklaim tahta. Mulai dari pejabat negara, hingga anak kaisar yang lainnya. Dalam satu tahun saja, ia telah menghancurkan 15 keluarga beserta seluruh garis keturunan mereka dengan cara eksekusi, tuduhan pengkhianatan, dan dipaksa bunuh diri. Cara yang terakhir disebut ini yang paling kejam, karena ia akan memanggil mereka semua ke ruangan tahta dan memaksa mereka bunuh diri di hadapannya.
Meski dikenal kejam, ia ternyata disukai oleh rakyatnya. Pemerintahannya yang menghancurkan ribuan orang ternyata berhasil mengungkap korupsi yang dilakukan institusi pemerintahan. Ia kemudian juga membawa pemerintahan ke arah meritocracy, yaitu jabatan hanya bisa didapatkan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Kedudukannya sebagai seorang permaisuri memang tidak lama, yaitu hanya 3 tahun. Tapi selanjutnya, ia mendirikan dinasti sediri yang dinamai dengan dinasti Zhou dan ia sendiri sebagai kaisarnya. Sebagai penguasa dinasti Zhou, ia memimpin sejak 16 Oktober 690 hingga 22 Februari 705.
BACA JUGA: 7 Bencana Maritim Terbesar dalam Sejarah Ini Bikin Ngeri, Indonesia Masuk!
Bagi para pesaingnya, Wu Zetian bukanlah orang sembarangan yang bisa langsung dihadapai begitu saja. Ia adalah sosok yang cerdik sehingga tidak ada yang berhasil menghentikannya. Bahkan di akhir hidupnya, ia meninggal dalam damai di usia tua. Siapa sangka, di tengah kekejamannya dan kehausannya akan kekuasaan, ia dipandang sebagai sosok pemimpin yang hebat dan mumpuni.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…