Islam dan Yahudi seperti air dan minyak yang tak akan bisa menyatu apa pun caranya. Seperti halnya Israel dan Palestina, kedua negara ini selalu berkonflik hingga kematian tak bisa dihindarkan lagi. Berbeda dengan daerah-daerah lain di Israel yang dipenuhi dengan orang dengan kepercayaan Judaisme. Kafr Qasim justru banyak dihuni oleh orang-orang Arab Islam yang memiliki keyakinan Islam.
Baca Juga :6 Aksi Tegas Soekarno Menolak Segala Bentuk Hubungan dengan Israel
Setiap tahun, terutama di bulan ramadan, kawasan ini mendadak ramai. Suasana ramadan mendadak terasa sangat kental meski kota kecil ini masih bagian dari negeri para Yahudi. Lho, kok bisa ada orang Islam di negara Yahudi? Bisa, yuk kita kulik sama-sama tradisi Ramadan di Kafr Qasim, Israel ini.
Sejarah Islam di Kafr Qasim
Kafr Qasim adalah wilayah dataran tinggi di kawasan West Bank, Israel. Sekitar 20 km dari kota ini adalah Tel Aviv yang menjadi pusat peradaban orang Israel. Kafr Qasim adalah kota kuno yang telah didirikan sejak abad ke-19. Di masa pemerintahan Turki Ottoman, kerajaan ini pernah menjadi bagian dari wilayahnya meski akhirnya dicengkeram oleh Inggris.
Tur Sejarah Arab dan Islam di Kafr Qasim
Kafr Qasim memiliki luas wilayah sekitar 9.154 km persegi. Kawasan ini dihuni oleh 21.000 lebih penduduk keturunan Arab yang nyaris semuanya adalah Islam. Saat bulan Ramadan datang, penduduk dari kota-kota sekitar Kafr Qasim akan datang untuk menyaksikan tradisi Islam itu sembari menikmati tur wisata yang sengaja dibuat oleh travel agent di kawasan Tel Aviv dan sekitarnya.
Festival Tahunan di Kota yang Miskin
Kafr Qasim adalah kota miskin jika dibandingkan dengan kota-kota lain seperti Tel Aviv. Tempat ini tak banyak memiliki fasilitas dan seperti sebuah kota yang memang sengaja dibiarkan karena memiliki banyak sekali penduduk Islam. Meski demikian, setiap tahun orang-orang di kawasan Kafr Qasim tetap menjalankan festival ramadan dengan sangat meriah.
Pasar Takjil yang Sangat Besar
Saat bulan ramadan tiba, orang-orang di kawasan Kafr Qasim akan mendirikan pasar takjil setiap sore hari. Orang yang jualan di kawasan ini berasal dari warga Arab Israel dan juga warga asli Yahudi yang kebetulan tinggal di kawasan Kafr Qasim. Mereka semua akan menjual makanan tradisional yang akan sangat jarang ditemui saat hari biasa.
Baca Juga :5 Cara Gila ini Dilakukan Israel Untuk Menjaga Kemurnian Ras Yahudi Mereka
Inilah tradisi unik Ramadan yang terjadi di kota Kafr Qasim. Meski kota ini berada di negara Yahudi, Israel. Penduduk masih bisa menjalankan ibadahnya dengan baik. Bahkan kerukunan antar warga terjalin dengan sangat baik.