Berhenti dari Ketentaraan dan Kembali Menyepi
Cukup lama Djanbi melatih para kader komando. Sampai akhirnya aktivitas tersebut terhenti karena sang bapak RPKAD ini marah. Alasannya cukup logis. Djanbi sangat kesal karena ia ditawarkan posisi baru di mana ia tak lagi melatih. Setelah kejadian ini akhirnya ia pun memutuskan pensiun dini dan mundur dari ketentaraan.
Jasa Idjon Djanbi begitu besar bagi bangsa ini. Seandainya ia tak mau menerima tawaran untuk melatih, maka bisa dibilang hari ini takkan ada Kopassus. Begitu besar jasanya bagi Indonesia walaupun kebaikannya seolah dikaburkan. Buktinya, tak banyak orang Indonesia yang tahu tentang sosoknya.