Meskipun era digital sudah mulai mendominasi, tapi bukan berarti hal-hal yang sifatnya tradisional dan klenik lenyap tak berbekas. Masyarakat Indonesia contohnya, walaupun orang-orangnya sudah mulai hi-tech banget, tapi tetep banyak tuh yang percaya mitos dan takhayul. Bahkan mungkin ada juga yang masih mempraktikkan hal-hal berbau mistis. Entah tafsir mimpi atau mungkin pesugihan dan semacamnya.
Masih soal klenik dan magis, ada satu hal yang mungkin kamu pernah dengar atau bahkan alami sendiri. Ya, ini adalah tentang hewan penjaga gaib. Pasti pernah dong mendengar soal ini? Menurut para praktisi spiritual, yang semacam ini ternyata benar eksis. Sesuai namanya, hewan penjaga gaib bertugas untuk menjaga, tak hanya bangunan-bangunan, tapi juga manusia itu sendiri.
Memelihara hewan gaib sendiri menurut para ahlinya sangat bermanfaat besar. Tapi, untuk mendapatkan keuntungan itu, seseorang harus rela menjalani tirakat berat serta sanggup menerima risiko beratnya juga.
Namanya saja hewan penjaga, maka sudah jelas kalau tugas utama mereka adalah melindungi apa yang dijaganya, bisa sebuah tempat atau manusia. Untuk manusia, para hewan gaib penjaga ini bertugas untuk menghindarkan si empunya dari hal-hal yang membahayakan. Terutama dari sesuatu yang berhubungan dengan hal gaib juga, macam santet atau gangguan jin.
Hewan gaib penjaga diketahui memiliki bentuk yang bermacam-macam dan selalu mengambil wujud buas. Paling sering sih adalah harimau besar berwarna putih. Kadang ada juga serigala besar atau singa raksasa. Kalau untuk bangunan, biasanya hewan penjaganya adalah ular besar.
Pada dasarnya, untuk mendapatkan hewan gaib penjaga itu kurang lebih sama seperti ketika mencari benda pusaka. Ada ritual yang harus dijalankan dan rata-rata pasti nggak mudah. Ada puasanya ada juga tirakatnya, entah bertapa atau mungkin melakukan ritual-ritual tambahan.
Dalam beberapa kasus, ada juga sih hewan penjaga yang diwariskan. Contoh kasusnya adalah ketika seorang ayah meninggal dan kebetulan memiliki hewan penjaga, maka secara otomatis makhluk gaib itu akan jadi pelindung si anaknya. Begitu terus sampai habis. Kalau yang seperti ini, tak perlu melakukan ritual-ritual khusus.
Memang bakal dilindungi dari hal-hal gaib, tapi memiliki hewan gaib penjaga ternyata juga ada risikonya. Pertama adalah bakal terbukanya mata batin kita. Jadi, segala macam yang gaib menjadi nyata sekarang. Tentu ini jadi hal yang mengerikan bagi yang baru pertama mengalami. Sejauh mata memandang, yang nampak bakal sangat berbeda dari biasanya.
Sekilas, memiliki hewan gaib penjaga mendatangkan keuntungan yang besar. Terutama karena ia bisa melindungi dari ancaman gaib macam apa pun. Tapi, di sisi lain, hal ini menjadi sesuatu yang membahayakan serta menakutkan. Ya, tak hanya harus menjalani berbagai ritual berat, tapi kita bakal mendapati berbagai pengalaman gaib yang tentu sangat berat.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…