Gunung Tambora [Image Source]
Kepulauan Nusa Tenggara atau sering juga disebut dengan Sunda Kecil adalah gugusan kepulauan yang terletak di sebelah Timur pulau Jawa. Kepulauan tersebut kini terbagi jadi 3 provinsi yaitu Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Terbentuk sebagai daerah kepulauan bukan berarti Nusa Tenggara cuma deretan pulau berdataran rendah saja. Di kawasan gugusan kepulauan ini juga terdapat beberapa gunung api yang cadas dan ganas, cocok untuk pengunjung yang ngaku suka adventuring.
Gunung Kelimutu terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT. Gunung ini terkenal dengan Danau Tiga Warna di puncaknya. Nama tersebut diambil dari ketiga warna danau yang berbeda yaitu merah, biru, dan putih, namun juga sering berubah-ubah warnanya.
Gunung Rinjani termasuk salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia dan terletak di Pulau Lombok. Gunung ini menjulang setinggi 3.726 meter yang menjadikannya gunung api tertinggi kedua di Indonesia. Di puncak gunung, terdapat sebuah danau kawah yang diberi nama Segara Anak yang terletak 2000 meter di atas permukaan laut dan memiliki kedalaman 200 meter.
Sangeang Api adalah gunung api aktif yang terletak di pulau Sangeang, Nusa Tenggara Barat. Sangeang api merupakan salah satu gunung yang paling aktif di wilayah Sunda Kecil. Letusan paling awal yang pernah tercatat terjadi pada tahun 1512 dan pada tahun 1989 terjadi sampai 17 kali letusan. Sementara itu, letusan tahun 1988 membuat pemerintah memindahkan seluruh penduduknya.
Gunung Tambora terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini pernah menjadi salah satu puncak tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 4.300 meter. Namun letusan besar tahun 1815 membuat bagian puncak gunung ini hilang dan kini tingginya tersisa 2.850 meter.
Tidak cuma Indonesia, wilayah belahan bumi utara juga terkena imbas dari letusan ini. Perubahan iklim dunia terjadi satu sahun berikutnya akibat letusan ini sehingga Amerika Utara dan Eropa tidak mengalami musim panas akibat debu dari letusan Tambora ini. Akibatnya terjadi gagal panen dan kelaparan terburuk abad ke-19 di wilayah bumi belahan utara.
Rokatenda atau disebut juga dengan Gunung Paluweh terletak di Pulau Palu-e, Nusa Tenggara Timur. Letusan terhebat yang pernah tercatat terjadi pada 25 September 1928. Letusan tersebut mengakibatkan terjadinya gempa bumi dan tsunami.
Gunung Egon atau sering juga disebut dengan Gunung Namang terletak di bagian selatan pulau Flores, NTT. Ledakan terdahsyat dari gunung setinggi 1.703 meter dari permukaan laut ini tercatat terjadi pada tahun 1925.
Gunung Sirung adalah sebuah gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Pantar, kepualauan Alor, NTT. Kawah gunung bisa dicapai dengan pendakian yang cukup mudah dari desa Kakamauta. Di dalam kawah, terdapat sebuah danau sulfur besar dan beberapa lubang uap yang masih aktif.
Indonesia memiliki banyak deretan gunung api karena lokasinya berada di jalur pertemuan lempeng dunia yaitu dari Lempeng Benua Asia di kawasan Barat dan Lempeng Benua Australia di kawasan Timur. Karena itulah kemudian muncul serangkaian gunung api di sepanjang daerah Indonesia.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…