Setelah kado di awal tahun 2020, Jakarta kembali digulung banjir besar. Sebelumnya, BMKG sudah memperingatkan sejak Senin (24/2) bahwa hujan lebat turun merata di beberapa area penyangga Jakarta, yaitu Bodetabek. Ada peluang peningkatan tinggi pintu air dalam posisi siaga dan awas, sehingga tentu saja ini adalah alarm bagi ibukota mempersiapkan diri menyambut datangnya banjir.

Jakarta, bukan pertama kalinya alami banjir. Namun tahun ini, sepertinya membuat raungan protes masyarakat lebih keras dari tahun-tahun sebelumnya. Bencana kali ini, warganet mencatut Formula E yang jadi program Gubernur Anies, diplesetkan sebagai Formula Empang karena banjir menggenangi Jakarta hampir merata.

Berikut ini adalah gambaran banjir besar yang kembali menyambangi wilayah metropolitan tersebut.

1. Plot twist, kondisi Monas yang akan dijadikan lokasi Formula E ini menjadi awal mula lahirnya celetukan Formula Empang

Kawasan Monas [Sumber Gambar]

2. Membelah macet terparah karena hampir seluruh akses jalanan penting ibukota dikepung banjir.

3. Jalur MRT banyak terendam, membuat PT KCAI harus putar otak lakukan rekayasa jalur yang tetap mengakomodir kebutuhan penumpang.

4. Bukan cuma merendam, banjir juga ‘membersihkan’ sampah endapan yang menyumbat.

Selain wilayah Monas yang sedang dalam persiapan menjadi lokasi Formula E, daerah tak terhindarkan oleh dampak banjir adalah pemukiman warga, baik itu perumahan maupun gang-gang sempit. Pemprov DKI sendiri menyatakan bahwa timnya sudah bekerja sejak Selasa (25/2) dini hari.

Fokus timnya, menurut Anies dilansir dari laman detik.com, adalah melakukan evakuasi serta pengadaan layanan kesehatan serta logistik. Pemprov menyadari desakan warga hingga rekan politiknya terkait penanganan banjir, oleh karena itu beliau memberikan respon, “Kalau boleh izinkan kami bekerja sehingga fokusnya pada warga Jakarta.”

5. Nampak jelas, detik-detik air yang merendam car pool masuk ke pemukiman warga bagaikan air bah.

6. Sudah 3 kali Jakarta kebanjiran tahun ini. Sejak 1 Januari 2020, 23 Februari 2020 dan belum selesai, sudah disusul dengan banjir tanggal 25 Februari.

Gambaran Formula Empang sesungguhnya bisa dilihat dari beberapa kenyelenehan warga menghadapi banjir. Terpantau di beberapa daerah malah asyik menjadikan genangan air setinggi pinggang orang dewasa itu, sebagai sarana olahraga atau atraksi.

7. Sambil menyelami penderitaan, warga Jakarta berkelakar menikmati banjir.

8. Alih-alih mengeluh, warga Cikarang ini memilih olahraga voli bersama.

9. Parodi jingle pariwisata Indonesia ini jadi kocak dilihat karena isinya adalah video warga hadapi banjir dengan santuy.

Ada yang sambat, ada yang biasa saja dan ada yang malah menjadikan banjir sebagai wahana air. Begitulah kacamata masing-masing warga menghadapi kondisi tak terelakkan ini. Bagaimanapun, semua perlu menjadi perhatian, karena tentu saja banjir adalah permasalahan yang tak cukup dihadapi dengan ‘ambil hikmahnya’.

Tanpa mengesampingkan inovasi yang sedang coba diterapkan di ibukota, semoga ke depannya bisa lebih fokus menemukan solusi konkret pada permasalahan inti Jakarta, seperti banjir, macet dan polusi udara.