in

4 Fakta ‘Kerajaan Ubur-Ubur’ di Serang yang Viral dan Bikin Resah warga Sekampung

Tak hanya orang yang mengaku tuhan, nabi, atau malaikat saja, belakangan ada banyak sekali aliran yang mengaku umat Rosulullah tetapi dinilai menganut paham sesat. Salah satu yang sedang marak diperbincangkan adalah Kerajaan Ubur-ubur.

Ini bukan tentang cerita Spongebob ya, tetapi satu aliran yang dianggap menyimpang di lingkungan Sayabulu, Kota Serang, Banten membuat resah warga. Meski sekarang sudah diamankan oleh pihak MUI (Majelis Ulama Indonesia), begini cerita lengkap tentang terbentuknya Kerajaan Ubur-ubur serta aktivitas apa saja yang mereka lakukan.

Asal mula nama Kerajaan Ubur-ubur

Struktur pengurus kerajaan ubur-ubur [Sumber gambar]
Layaknya sebuah kerajaan, pasti ada yang menjadi kepala  atau pemimpin dalam kelompok tersebut. Begitupun dengan aliran ini, mereka punya ratu yang bernama Aisyah Tusalamah Baiduri Intan, dibantu oleh suaminya Rudi sebagai pendiri resmi Kerajaan Ubur-ubur. Selain ratu, Kerajaan Ubur-ubur memiliki struktur pengurus/ pejabat kerajaan yang ditempel di rumah Aisyah, keseluruhannya ada 12 orang. Setelah dipanggil oleh pihak Polres Serang Kota pada Selasa (14/8/2018) kemarin, Aisyah mengaku bahwa penamaan Kerajaan tersebut hanya nama-namaannya saja.

Kehebatan Ratu Kerajaan Ubur-ubur

Aisyah dan suaminya [Sumber gambar]

Dalam kelompok ini, Aisyah biasanya meminta sumbangan seikhlasnya kepada para pengikutnya. Ia mengatakan tak ada paksaan mengenai jumlah uang yang disumbangkan. Sejauh ini, polisi masih terus menelisik adakah praktik penipuan di dalamnya. Selain itu, Aisyah juga mengatakan kalau dirinya punya kemampuan untuk mencairkan uang di luar negeri seperti yang ada di Bank Swiss dan Bank Griffin 1999 Birmingham. Syaratnya, mereka melakukan ritual dzikir setiap malam Jumat.

Ritual yang dilakukan oleh Kerajaan Ubur-ubur

Yasiin dan tahlilan setelahnya berjoged [Sumber gambar]
Ritual ini adalah usaha untuk memperoleh uang seperti yang dikatakan oleh Aisyah. Zikir tersebut konon bisa membuka rahasia yang merupakan kunci kekayaan bangsa Indonesia yang selama ini terpendam. Zikir sendiri dilakukan sampai dini hari pukul 04.00 WIB, inilah yang membuat warga merasa terganggu. Pasalnya, selain membaca Yasiin dan tahlilan, ritual ini ditutup dengan jogged serta pemutaran musik kencang, seperti kata Amas dilansir dari tempo.co. Jelas ini aliran sesat kan Sahabat Boombastis?

Tindakan yang dilakukan oleh MUI dan Kapolres setempat

MUI, Kapolsek, dan pengurus kerajaan ubur-ubur [Sumber gambar]
Atas adanya aktivitas yang meresahkan warga ini, MUI dan Kapolres setempat turun tangan langsung. Sekretaris Jenderal MUI Kota Serang Amas Tajuddin mengatakan hal ini jelas menyimpang karena Aisyah sendiri mengaku bahwa ia adalah perwujudan dari Allah Sang Yang Tunggal. Ia juga mengklaim Tuhan memiliki petilasan di Kota Serang, serta nabi Muhammad adalah seorang perempuan, seperti yang ditulis oleh tempo.co. Meski mereka mengaku sebagai muslim yang percaya akan Al-quran, tapi kejanggalan di atas membuktikan bahwa ada yang tdak beres dengan sekte ini.

Ya, begitulah Kerajaan Ubur-ubur yang sempat membuat gaduh warga ini. Tetapi walaupun begitu, MUI mengimbau agar warga tidak main hakim sendiri dan tenang. Masalah ini akan diusut hingga tuntas, dari motif berdirinya hingga tujuan yang ingin dicapai oleh para petinggi kerajaan. Untung bukan Kerajaan Bikini Bottom ya 😀

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Sempat Diabaikan, Kini Darah Belanda Stefano Lilipaly Jadi Pahlawan Timnas

Terinspirasi Postingan Muka Memar Young Lex, Netizen Bikin Foto Parodi yang Bikin Ngakak