Datang dari berbagai kampus, mahasiswa berbondong turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan mereka kepada DPR dan juga pemerintah. Para mahasiswa ini mengadakan unjuk rasa menolak pengesahan RUU KUHP, RUU KPK, bersuara karena hutan yang dibakar, serta kebijakan yang dianggap tak masuk akal lainnya. Mereka yang turun ke jalan, jelas tidak masuk kuliah bukan?

Nah, kalau selama ini mahasiswa yang berdemo selalu mendapat teguran dari dosen, tidak untuk kali ini nampaknya. Para dosen justru mendukung murid-muridnya turun ke jalan untuk menyuarakan hal yang menjadi keresahan bersama. Bahkan, ada yang sampai mengatakan kalau nilai plus untuk mahasiswa yang turun berdemo. Berikut dukungan para dosen untuk mahasiswanya.

Nih baru dosen TOP, belajar di kelas, implementasi di lapangan

Dosen Idaman para mahasiswa ini [sumber gambar]

“Kalau ada dosen yang tak mengizinkan, kasih tau saya,”

Dosen turut turun ke jalan [sumber gambar]

Percayalah, gas air mata itu lebih perih daripada kenangan mantan, oke bhaiq Pak dosen…

Gas Air Mata [sumber gambar]

Demo boleh ya anak-anak, anarkis jangan! #IngatPesanIbuBapakDosen

Direstui ke jalan [sumber gambar]

Dosennya siapa nih, turun ke jalan auto dapet nilai A

Auto dapet Nilai A dong [sumber gambar]

Jangan lupa absen ya mantemen~

Demo jangan lupa absen [sumber gambar]

Bahkan, Pak Rektor pun mengizinkan (chat yang paling kiri)

Chat dengan dosen [sumber gambar]

Dosen gaul yang mengimbau mahasiswanya lewat sebuah tweet, mana nih suara mahasiswanya si bapak?

Dosen imbau lewat tweet [sumber gambar]

Jadilah orang terdepan yang berjuang demi negara anak-anakku, TTD: Pak Dosen

Berjuang demi negara [sumber gambar]

Ikut demo membela negara iya, aktif di kelas juga iya, nilai langsung A+ nih

Ikut demo dan juga aktif [sumber gambar]
Jarang-jarangĀ  bukan dosen dengan senang hati mengizinkan mahasiswanya demo? Nah, tapi tetap harus ingat pesan Bapak dan Ibu dosen ya. Selama demo jangan mudah terprovokasi, jangan bentrok, dan stay save demi membela keadilan di negara kita tercinta ini.