Dokter adalah salah satu profesi yang begitu mulia. Tak heran, banyak orang memilih menjadi dokter sebagai cita-cita mereka. Berhasil menjadi seorang dokter, pasti memberikan kebanggaan untuk keluarga dan status sosial yang tinggi di masyarakat. Wajar saja, karena ada banyak kesulitan yang harus dilalui sebelum menjadi seorang dokter.
Dokter mempunyai tanggung jawab yang besar karena berkaitan dengan nyawa manusia, sehingga seseorang harus benar-benar memenuhi kualifikasi untuk menjadi dokter. Gajinya pun terbilang fantastis karena risiko pekerjaan yang ditanggung. Namun, apa jadinya jika ada seseorang yang menjadi dokter gadungan? Inilah kisah selengkapnya.
Wanita di Prancis jadi dokter gadungan
Dokter gadungan asal Prancis [sumber gambar]Seorang wanita asal Meaux, Prancis, menghebohkan publik setelah kedoknya menjadi dokter gadungan terungkap. Wanita bernama Sonia tersebut, menempuh pendidikan di bidang real estate. Namun, ia lebih tertarik dengan bidang kedokteran karena dianggap menguntungkan. Sonia sudah berpura-pura menjadi dokter umum sejak tahun 2018. Ia pun nekat memalsukan ijazah dari Faculty of Strasbourg dan sertifikat dari Order of Physicians. Bahkan, dirinya membuka praktik selama tiga tahun.
Sonia tak kapok dan tetap lanjutkan aksinya
Dokter gadungan asal Prancis [sumber gambar]Pada Oktober 2021, penipuan Sonya terungkap, namun ia tak jera. Sonia kembali melakukan aksinya dengan berpura-pura menjadi dokter mata. Sebenarnya, Sonya pernah melakukan pelanggaran kepercayaan pada 2019. Sayangnya, ia berhasil lolos lantaran perusahaan tak melakukan verifikasi. Hal yang lebih mengagetkan adalah Sonia menjadi dokter mata gadungan dengan memakai gelang penanda di pergelangan kakinya untuk kejahatan yang ia lakukan sebelumnya saat menjadi dokter umum.
Raup keuntungan miliaran rupiah
Dokter gadungan asal Prancis [sumber gambar]Sonia mencatut identitas dua dokter dengan nama yang sama dengannya demi menjadi dokter gadungan. Selama beraksi, Sonia sudah melakukan vaksinasi Covid-19 pada 20 pasien dan memberikan resep tanpa mengetahui kandungan obat. Dari penipuan tersebut, Sonia berhasil meraup keuntungan 70 ribu euro atau setara dengan Rp1 miliar.
Sonia mengaku ia nekat melakukan penipuan karena memerlukan uang untuk menghidupi ketiga anaknya. Ia tak memikirkan berapa banyak pasien yang dirugikan dari kejahatannya tersebut. Kini, Sonia harus mendekam di balik penjara akibat menjadi dokter gadungan.