Beberapa tahun belakangan, nama bitcoin tak lagi asing dan banyak sekali yang menggunakannya untuk investasi. Kepopuleran bitcoin ini terjadi tak lain karena nilai tukarnya sangat fantastis, bahkan untuk saat ini 1 kepingnya saja bisa mencapai 800 jutaan. Tentu sangat menggiurkan dan membuat orang-orang bersemangat untuk berinvestasi.
Karena nilainya yang fantastis, seorang pria bernama Raja Muhammad Hasbi kemudian menjadikannya sebagai uang panai untuk melamar kekasihnya, Bau Tenri Abeng. Hal itu dijelaskan dalam unggahan Mismaya Alkhaerat di akun Facebook-nya ketika ditunjuk sebagai MC di acara lamaran tersebut.
Memberikan 2 keping bitcoin senilai 1,6 miliar
Nggak main-main, calon mempelai pria bukan hanya memberikan 1 keping saja, melainkan 2 keping bitcoin sekaligus. Jika 1 kepingnya saja sudah bernilai 800 jutaan, itu artinya 2 keping senilai dengan 1,6 miliar. Tentu sangat fantastis, bukan?
Memberikan mahar berupa emas, logam mulia dan alat salat
Jika bitcoin dipakai untuk uang panai, maka ketika hari akad tiba maharnya berbeda lagi. Diberitakan bahwa selang sehari setelah acara lamaran, keduanya segera melangsungkan pernikahan dan maharnya pun cukup banyak. Di antaranya ada emas, logam mulia dan juga seperangkat alat salat.
Belum ingin mencairkan bitcoin miliknya
Kebanyakan orang jika sudah dihadapkan dengan uang sedemikian banyak akan langsung kebingungan ingin mencairkannya. Namun, beda halnya dengan Bau Tenri Abeng yang menyimpan bitcoin tersebut di akunnya dan belum terlalu ingin mencairkan mata uang digital tersebut. Pastinya hal itu bukan tanpa alasan, karena sebenarnya ia pun tak ingin terburu-buru mengambil keputusan.
Tak menyangka akan jadi viral
Wanita berusia 31 tahun tersebut mengaku bahwa dirinya tak pernah menyangka acara bahagianya akan menjadi sangat viral dan dikomentari oleh banyak orang. Ia merasa bahwa tak pernah menyebarkan informasi mengenai acara lamaran maupun pernikahannya. Namun, tiba-tiba temannya mengatakan jika ia tengah viral, sehingga hal itu mau tidak mau membuat Bau Tenri Abeng cukup terkejut.
BACA JUGA: Panai, Mahar Pernikahan Suku Bugis yang Bikin Kantong Pria Kempis
Pernikahan ‘sultan’ memang beda ya. Tapi balik lagi, yang terpenting dari sebuah ikrar pernikahan adalah niat tulus kedua mempelai untuk menjadi pasangan hingga akhir hayat. Tak peduli berapa pun maharnya, yang penting sih SAMAWA.