in

Kenali Sejak Dini Gejala Pembengkakan Jantung yang Diderita Dicky Topan Sebelum Meninggal

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, setelah berita duka dari aktris hingga penyanyi senior yang tutup usia. Kini seorang pesinetron muda dikabarkan telah meninggal dunia. Aktor dari sinetron Si Entong, Dicky Topan baru saja meninggal dunia.

Berita kematian Dicky Topan sendiri sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarganya. Dicky lahir pada 22 Februari 1996 dan meninggal di usia ke-26 tahun. Dicky meninggalkan banyak kenangan terutama didunia hiburan. Inilah informasi selengkapnya.

Sempat drop sebelum meninggal dunia

Pemilik nama asli Dicky Lebrianto ini, mengidap dwarfisme yang membuat pertumbuhannya terhambat. Keadaan ini menyebabkan tubuhnya memiliki tinggi di bawah rata-rata. Dicky sendiri menderita pembengkakan jantung selama 2 tahun semenjak tahun 2020. Menurut Lusi, kondisi Dicky terlihat sehat dan baik-baik saja. Namun, tiba-tiba ia melemah.

Dicky Lebrianto pada saat memerankan sebagai adik Fachri dalam sinetron Si Entong [sumber gambar]
Dicky mengaku perutnya kembung, kakinya terasa kaku, dan mengeluh kram di bagian dada. Ia sempat dirawat selama 5 hari di Rumah Sakit Mintoharjo, Bendungan Hilir Tanah Abang Jakarta Pusat. Sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (7/7/2022) pada pukul 21.50 WIB. Almarhum akan dimakamkan di Karet Bivak, Tanah Abang, Pejompongan.

Penyebab penyakit yang membuat Dicky berpulang

Dicky Topan mengalami pembengkakan jantung [sumber gambar]

Pembengkakan jantung atau kardiomegali adalah kondisi di mana jantung bekerja lebih keras dari biasanya. Hal ini dapat merusak otot jantung dan menjadikan jantung berukuran lebih besar dan lemah tanpa alasan yang diketahui. Penyebab lainnya adalah tekanan darah tinggi, penyakit katup jantung, kardiomiopati (jantung mengalami kesulitan untuk memompa darah ke seluruh tubuh), hipertensi pulmonal (tekanan darah tinggi di arteri), penyakit arteri koroner, anemia, gangguan tiroid, hemokromatosis (kadar zat besi yang berlebihan dalam tubuh) dan amiloidosis (protein abnormal beredar dalam darah).

Gejala dan resiko pembengkakan jantung

Jantung bengkak, bukan merupakan suatu penyakit melainkan kondisi klinis atau penyakit tertentu. Pada tahapan awal tidak memiliki gejala yang begitu kentara. Namun pada sebagian orang, gejalanya membuat tubuh merasa tidak nyaman. Kenali tanda-tandanya agar lebih mudah ditangani sejak dini.

Pembangkakan jantung disebabkan oleh berbagai faktor [sumber gambar]
Beberapa gejala yang ada di antaranya sesak napas saat beraktivitas, tungkai dan kaki membengkak, gangguan irama jantung, kelelahan, berat badan bertambah, nyeri dada dan jantung berdebar-debar. Tingkat keparahan gejala juga berbeda-beda pada setiap orang. Namun bila pembengkakan jantung sudah mulai parah, kondisi tersebut dapat menyebabkan sesak napas hingga kondisinya kian memburuk dan hal itu dapat menyebabkan gagal jantung, serangan jantung dan stroke hingga kematian mendadak.

BACA JUGA: Bob Tutupoly Sempat Mengidap Stroke Sebelum Meninggal, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Menerapkan pola hidup sehat merupakan kunci utama. Serta rajin berolahraga untuk menjaga jantung tetap sehat. Dari kepergian Dicky Topan tersebut, kenangannya didunia hiburan tak akan hilang begitu saja. Selamat jalan aktor muda, karyamu akan tetap selalu dikenang.

 

Written by Terry

Diduga Ada Residu Pestisida, Ini Fakta Mie Sedaap Ditolak Masuk Taiwan

Anak Kiai Jombang yang Lakukan Pencabulan Akhirnya Ditangkap, Terancam Penjara 12 Tahun