Menjadi seorang abdi negara lewat jalur kepolisian bisa dibilang merupakan impian banyak orang. Ada rasa bangga yang dirasakan oleh mereka jika lolos dan diterima sebagai bagian dari keluarga Polri. Impian inilah yang coba diraih oleh Anggie Kristiadji Putri, calon Taruni yang mengikuti seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Anggie begitu bersemangat saat mengikuti seleksi hingga ia berhasil meraih peringkat pertama. Sayang, modal berharga ini tak banyak membantu dirinya lantaran dinyatakan gagal setelah disebut positif Covid-19. Kisahnya pun sempat viral di dunia maya dan jadi sorotan netizen.

Mengubur cita-cita sebagai perwira polisi setelah disebut positif Covid-19

Anggie Kristiadji Putri (19), peraih peringkat pertama Seleksi Akpol di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) [sumber gambar]
Kerja keras dan usaha Anggie mengikuti seleksi Akpol ternyata harus berakhir setelah dirinya disebut positif terjangkit Covid-19. Alhasil, impiannya menjadi perwira Polri harus dikubur dalam-dalam. Padahal, Anggie saat tes berhasil mendapatkan peringkat pertama pada seleksi Akademi Polisi (Akpol) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Sempat rapid tes sendiri dan ternyata hasilnya negatif

Ilustrasi rapid test [sumber gambar]
Sebelum mengikuti tes tingkat pusat, Anggie sempat melakukan rapid test Corona secara mandiri sebagai persiapan. Hasil tes yang kemudian diunggahnya di Twitter itu pun terlihat bahwa dirinya dinyatakan negatif (non reaktif). Sayangnya, Anggie dinyatakan gugur seleksi tingkat pusat setelah setelah diberi tahu ia positif Covid-19 oleh petugas Polda yang datang ke rumahnya.

Sempat ikut seleksi namun gagal di tes kesehatan kedua

Ilustrasi seleksi Akpol [sumber gambar]
Mengikuti seleksi Akpol bukanlah pengalaman pertama bagi Anggie. Sebelum ia dinyatakan gugur karena dianggap positif Covid-19, remaja 19 tahun itu pernah ikut seleksi Akpol pada 2019 silam dan berhasil meraih peringkat kedua. Sama seperti seleksi kedua, ia gagal berangkat ke tingkat pusat karena tidak lolos tes kesehatan kedua.

Beredar kisah peserta Akpol yang gagal di Twitter

Tangkapan layar postingan yang diunggah oleh akun @siap_abangjagoo [sumber gambar]
Akun Twitter @siap_abangjagoo mendadak viral setelah mengunggah kisah soal kisah calon Taruni yang gagal karena disebut positif Covid-19. Utas tersebut bercerita soal proses mengikuti seleksi Akpol di tingkat daerah,  meraih peringkat pertama, jalani rapid tes mandiri dengan hasil negatif Covid-19, hingga akhirnya dinyatakan gagal karena disebut positif Covid-19. Sayang, unggahan ini telah dihapus dari akun Twitter @siap_abangjagoo.

Memilih untuk mendaftar kuliah di Universitas Indonesia (UI)

Gedung Universitas Indonesia [sumber gambar]
Tak ingin larut berlama-lama, Anggie pun memilih untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI). Dilansir dari Kompas (02/09/2020), ia tengah memfokuskan diri pada pendaftaran untuk masuk ke kelas internasional UI pada Program Studi Arsitektur.

BACA JUGA: Kisah Anak Tukang Bubur Sederhana yang Sukses Dilantik Jadi Taruna Akmil

Karena sempat viral di media sosial, kisah Anggie saat mengikuti seleksi calon taruna Akpol di Kepulauan Riau (Kepri) mendapat perhatian dari Mabes Polri. “Polri merasa kehilangan peserta terbaik seleksi untuk menjadi Polisi. Namun tidak bisa dipungkiri karena salah satu syarat utama adalah bebas COVID-19,” ucap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, yang dikutip dari Kumparan (08/08/2020).