Jika anda berpikir jika perbudakan hanya ada dalam sejarah saja, sepertinya anda harus membuang pikiran itu. Nyatanya, di era yang serba modern ini setidaknya ada 20 juta lebih orang (dewasa dan anak-anak) yang diperjualbelikan secara bebas sebagai budak. Dari jumlah itu wanita memiliki komposisi sebesar 70% dan pria 30%. Wanita yang yang diperjualbelikan sebagai budak hampir semuanya digunakan untuk pemuas nafsu pria yang membelinya.
Wanita tak lagi dianggap sebagai manusia. Ia dianggap sebagai benda yang bisa diperlakukan semaunya. Well, Inilah lima fakta perbudakan wanita era modern yang sangat kejam!
1. Banyak Anak Kecil Dijual Orang Tuanya
Bukan sebuah rahasia lagi jika banyak sekali anak kecil yang dijual oleh orang tuanya sendiri. Biasanya begitu anak mulai dewasa terutama jika gadis, mereka akan segera memberikan penawaran kepada pihak yang siap membeli. Jual beli gadis ini sering dilakukan karena tekanan ekonomi yang berat hingga anak gadis terpaksa dijadikan komoditas penghapus kemiskinan.
2. Ada Orang yang Bertindak Sebagai Pengepul Budak Wanita
Dalam dunia perbudakan wanita, selalu ada orang yang bertindak sebagai mucikari. Mereka biasanya akan memilih gadis-gadis yang sesuai dengan permintaan pelanggan. Ia adalah orang yang melakukan quality control hingga bayaran yang didapatnya nanti akan berlipat ganda dan mungkin ada tambahan bonus.
3. Budak Wanita Tidak Bisa Kabur
Wanita yang telah menjadi budak tidak akan bisa kabur lagi. Mereka biasanya akan dimasukkan ke tempat yang terisolasi dengan penjagaan yang ketat. Jika budak ini memiliki prospek yang bagus dalam hal ini wajah cantik dan badan indah, maka ia akan semakin dijaga. Budak inilah yang akan jadi komoditas unggulan yang menghasilkan banyak sekali orang.
4. Diekspor ke Beberapa Negara Dunia
Para wanita yang dijadikan budak tak ubahnya sebuah benda yang bisa dipakai atau dikirim ke mana saja. Budak wanita yang memiliki penampilan menarik biasanya akan dibuatkan paspor dan juga visa untuk nantinya dikirim ke luar negeri untuk bekerja. Negara-negara seperti China, Thailand, bahkan Indonesia akan jadi sasaran para budak ini.
5. Meski Korban Tapi Selalu Diperlakukan Seperti Penjahat
Budak wanita yang bekerja sebagai pemuas nafsu ini kadang ditangkap oleh polisi melalui penggrebekan. Mereka ditangkap dan diperlakukan dengan tidak baik, bahkan mungkin dipukuli. Polisi menganggap mereka sebagai penjaja kenikmatan yang ilegal dan tak diperbolehkan ada. Namun sebenarnya mereka hanyalah korban perbudakan yang tak bisa melakukan apa-apa selain menggunakan tubuhnya.
Itulah 5 fakta perbudakan wanita yang terjadi di era yang serba modern. Saat ini mereka masih ada dan jumlah akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Well, bagaimana pandangan anda mengenai perbudakan wanita yang di paksa bekerja sebagai wanita pemuas nafsu ini?