Namanya sebuah organisasi, tentunya sering kali mengalami gesekan dengan kelompok lainnya. Ya, meskipun mungkin punya tujuan yang sama, namun karena satu atau beberapa hal yang membuat mereka harus bersengketa. Bahkan tak jarang yang sampai melakukan aksi ekstrem hingga mengambil langkah hukum.
Seperti yang baru-baru ini terjadi, di mana ada dua organisasi besar yang diketahui mengalami bentrok. Mereka adalah oknum ormas anggota Pemuda Pancasila (PP) dengan LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Lalu apa yang melatarbelakangi kejadian tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.
Beberapa waktu yang lalu, Senin (23/8) terjadi keributan di Kantor Sekretariat LSM GMBI Kebumen. Usut punya usut, keributan ini dilakukan oleh beberapa oknum dari ormas PP yang mengamuk dan mengakibatkan banyak kerusakan.
Para oknum ormas PP yang mengamuk di Kantor Sekretariat LSM GMBI ini mengakibatkan kerusakan yang amat parah. Dilansir dari laman Viva, memang tidak ada korban jiwa. Namun ada total lima mobil yang yang kacanya pecah hingga badan mobil yang penyok.
Melihat keadaan yang memanas, polisi meminta kedua pihak supaya lebih kondusif. Tak hanya itu, polisi juga mempersiapkan diri untuk mencegah aksi balasan dari oknum ormas dan LSM ini. Dari puluhan orang yang sempat diamankan oleh pihak berwajib, ada 16 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan akan menjalani proses hukum.
Dilansir dari laman Merdeka, pihak kepolisian mengungkapkan alasan terjadinya penyerangan ini. Hal ini berawal dari seorang wartawan yang adu cekcok, bahkan terlibat baku hantam dengan oknum ormas PP.
Pemuda Pancasila sudah ada sejak 1965 sebagai organisasi paramiliter yang mendukung Soeharto. Dulunya anggota ini berisikan orang-orang bebas yang siap mendukung pemerintahan orde baru. Namun sekarang Pemuda Pancasila menjadi ormas yang terus menjunjung lambang negara dan membantu masyarakat.
BACA JUGA: Fakta Pasukan Militer Afghanistan, Jumlah Banyak tapi Tak Bisa Hadapi Milisi Taliban
Apa yang terjadi ini sebenarnya adalah ulah kelakuan dari oknum organisasi tersebut. Karena mereka melakukan hal buruk, jangan sampai semuanya jadi kita sama ratakan. Karena pada dasarnya tujuan utama kedua pihak adalah hampir sama, yaitu berguna bagi nusa dan bangsa.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…