in

Banyak Artis Terjerat Kasus Endorse Barang Ilegal, Ini Dampak Jika Gunakan Kosmetik Oplosan

Akhir-akhir ini televisi dan media sosial sedang berlomba-lomba memberitakan tentang kosmetik ilegal. Ya, kabar ini semakin naik ke permukaan lantaran produsen kosmetik oplosan tersebut telah mengendorse beberapa artis ibukota untuk mempromosikan barangnya tersebut. Kali ini artis yang terjerat dan sedang menjalani pemeriksaan dari kepolisian adalah Nella Kharisma dan Via Vallen.

Berbicara soal kosmetik oplosan memang cukup bikin kita para wanita kesal sendiri. Peralatan kecantikan yang seharusnya aman bagi kesehatan, malah dibuat seenaknya dengan bahan-bahan berbahaya. Kalau kosmetik ini digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang, akibatnya bisa begini nih.

Bisa merusak organ ginjal

Menurut Kepala BPOM RI, Lucky Surjadi Slamet menuturkan kalau kosmetik oplosan bisa membahayakan kesehatan. Ya, ini dikarenakan zat-zat yang ada pada kosmetik oplosan tersebut tak cocok untuk kulit. Seperti halnya vitamin c, progesteron, testoteron.

Kerusakan ginjal [Sumber Gambar]
Beberapa bahan tersebut hanya diperbolehkan untuk pengobatan dan dipakai di lingkungan kedokteran. Kalau bahan-bahan ini ada di dalam kosmetik, maka fungsinya bukan untuk perawatan kulit, tapi malah bisa merusak organ ginjal kita. Wah, bahaya enggak tuh..

Memicu iritasi ringan sampai dengan kanker kulit

Dampak selanjutnya dari kosmetik tanpa izin edar ini enggak boleh untuk diremehkan. Ahli Kecantikan di NMW Skin Care, dr M Niken Pattimahu mengatakan kosmetik ilegal ini dipastikan mengandung merkuri yang dapat menjadi racun meskipun dalam jumlah kecil. Kalau digunakan dalam jangka pendek dan berlebihan, maka bisa menyebabkan diare dan muntah-muntah.

Bisa sebabkan kanker kulit [Sumber Gambar]

Sedangkan untuk jangka panjang bisa membuat bintik hitam di kulit, alergi, iritasi, kerusakan saraf otak hingga kanker kulit. Lalu untuk wanita hamil pengaruhnya pun juga cukup besar. Merkuri dapat mengganggu perkembangan janin dan anak bisa lahir cacat.

Adanya perubahan warna kulit yang sangat signifikan

dr M Niken Pattimahu juga menjelaskan salah satu zat yang terkandung dalam kosmetik oplosan yaitu hidroquinon. Dalam kosmetik, bahan ini berfungsi sebagai pemutih. Tapi, kalau penggunaan zat ini tiba-tiba dihentikan, membuat warna kulit kembali seperti semula dan bahkan bisa lebih buruk.

Kulit menghitam karena hidroquinon [Sumber Gambar]
Apabila dipakai dalam jangka panjang, bisa menyebabkan hiperpigmentasi, khususnya bagian wajah yang sering terkena matahari. Selain itu, okronosis, di mana mukanya tampak keabu-abuan. Efek ini, biasanya terlihat enam bulan setelah pemakaian. Dan, jika digunakan dalam jangka menengah, akan menyebabkan vitiligo, atau bercak-bercak putih di kulit.

Saluran pernapasan dan organ hati yang bisa tergganggu kinerjanya

Bahan lain yang selalu ada di dalam kosmetik oplosan adalah resorsinol dan kimia merah K3. Pertama kita bahas dari resorsinol dulu ya. Dilansir dari laman viva.co.id, jika bahan satu ini bisa membuat kulit mengalami gangguan seperti dermatitis, kering, iritasi. Selain itu kesehatan dari saluran pernapasan juga bisa terganggu karena resorsinol.

Saluran pernapasan dan organ hati terganggu [Sumber Gambar]
Lalu untuk bahan kedua adalah kimia K3. Sebenarnya, bahan satu ini sudah dilarang penggunaannya di Indonesia, tapi tetap saja ada produsen kosmetik nakal yang menggunakan ini. Kalau bahan kimia merah K3 ini terus digunakan, bisa memicu kanker payudara dan merusak hati.

BACA JUGA : Mengenal Bahaya Melasma, Bercak di Kulit yang Bisa Berujung Kanker Jika Tak Diobati

Begitulah dampak yang bisa ditimbulkan dari kosmetik oplosan. Efeknya sangat membahayakan dan bisa dibilang sangat parah jika kita menggunakan kosmetik tersebut dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, Sahabat Boombastis perlu berhati-hati sebelum membeli kosmetik.

Caranya adalah dengan membeli kosmetik di tempat yang terpercaya. Lalu yang kedua hindari tergiur dengan harga murah, karena itu tidak menjamin kualitas. Memang sih kita ingin harga murah, tapi kalau membahayakan ya untuk apa. Terakhir adalah dengan melihat penanda di kemasan yang bertuliskan CD (dalam negeri) atau CL (luar negeri). Nah, kalau salah satu ada di kemasan kosmetik, maka itu sudah diperiksa oleh BPOM. Jadi, berhati-hatilah sebelum membeli ya gengs…

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Inilah 5 Klub yang Disebut-Sebut Dimiliki oleh Para Kriminal ‘Kejam’

Bakal Kolaborasi? Begini Jadinya Kalau Agnez Mo Sepanggung dengan Super Junior