[Image Source]
Semua orang juga tahu kalau kurang tidur di malam hari bisa membuat seseorang merasa kelelahan dan ngantuk berat paginya. Tapi jangan disepelekan begitu saja, karena efeknya bukan cuma kantung mata dan kelelahan seharian saja.
Ada efek yang jauh lebih parah saat seseorang kurang tidur. Saking parahnya, kekurangan tidur juga pernah dijadikan sebagai salah satu bentuk siksaan terhadap tahanan. Ngantuk dan kantung mata cuman sebagian kecilnya saja. Selanjutnya, kamu akan mengalami beberapa hal berikut ini.
Saat seseorang kurang tidur, emosi mereka akan berantakan. Meski awalnya hanya dalam skala kecil, lama-lama juga bisa jadi masalah besar. Otak nggak akan bisa bekerja dengan baik saat seseorang kurang tidur. Bahkan sedikit saja kurang tidur sudah mempengaruhi fungsi emosi manusia.
Bahkan cuma kekurangan tidur semalam saja sudah bisa menimbulkan fenomena microsleep. Microsleep adalah kondisi ketika otak seseorang tidur sejenak dan kadan mencapai 30 detik. Pada kondisi ini, mata tetap terbuka tapi sebenarnya otak nggak memproses apa-apa sehingga pada dasarnya kita ‘buta’ sesaat.
Ketika kurang tidur terus saja terjadi tanpa diatasi, maka tanda-tanda depresi juga bisa muncul. Bahkan, orang-orang yang menderita depresi atau masalah kegelisahaan sering kali dihubungkan dengan kebiasaan tidur kurang dari 6 jam di malam hari.
Kurang tidur bisa mempengaruhi otak dalam mengartikan suatu permasalahan atau situasi. Akibatnya jadi sulit mengambil keputusan yang bijaksana karena kita nggak bisa menilai situasinya dengan baik dan akurat. Parahnya lagi, mereka juga cenderung nggak bisa menilai sendiri apa akibat dari masalah kurang tidur ini pada diri mereka.
Melihat hal-hal yang sebenarnya nggak ada atau halusinasi adalah salah satu akibat buruk dari kurang tidur yang sudah parah. Ini terjadi karena otak sudah terlalu lelah untuk bisa mengolah informasi dengan akurat.
Saat orang kekurangan tidur biasanya akan menjadi sedikit bertingkah yang aneh-aneh. Tapi dalam kasus yang ekstrim, penderita kurang tidur juga akan mengigau dan meracau nggak jelas seperti orang yang mengalami gangguan kejiwaan.
Masalah kurang tidur juga meningkatkan resiko terhadap penyakit lain. Beberapa diantaranya yaitu penyakit jantung, serangan jantung, gagal jantung, detak jantung yang nggak teratur, tekanan darah tinggi, stroke, hingga diabetes.
Nah, itu tadi beberapa masalah yang muncul ketika kamu kekurangan tidur setiap malamnya. Memangsih kadang kita selalu punya keinginan untuk tetap produktif atau nongkrong bareng teman meski sudah malam hari. Tapi apa iya masih mau begadang dan mengambil resiko seram seperti yang sudah disebutkan tadi?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…