Keberadaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) belakangan ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Terlebih, lembaga tersebut bakal memberikan pengumuman secara resmi hasil penetapan pemilu 2019 pada tanggal 22 Mei 2019. Sebagai lembaga yang dipercaya untuk menghitung surat suara yang masuk dari masyarakat, KPU nyatanya tak lepas dari serangkaian teror maupun ancaman yang dari pihak-pihak tertentu.
Dilansir dari laman regional.kompas.com, salah seorang terduga teroris berhasil ditangkap oleh kepolisian berencana meledakkan enam bom pada 22 Mei 2019 di Gedung KPU. Tak hanya sekedar ancaman bom dan lainnya di dunia nyata, KPU juga kerap menerima serangan digital dari ruang maya oleh para hacker jahat yang juga tak kalah mematikan. Lantas, seperti apa ancaman yang pernah menghampiri KPU?
Perkembangan teknologi yang semakin canggih pada saat ini, juga coba dimanfaatkan oleh KPU untuk memudahkan kinerja mereka. Sayang, hal ini juga kerap mengundang bahaya lain seperti serangan siber yang kerap terjadi di Indonesia. Dikutip dari laman nasional.kompas.com, Ketua KPU Arief Budiman menyebut, laman KPU terus mengalami penyerangan oleh peretas. Serangan siber tersebut berasal dari luar dan dalam negeri.
Tak hanya melalui serangan siber lewat dunia maya, KPU rupa-rupanya menjadi sasaran teror bom dari para teroris. Seperti yang diberitakan oleh laman regional.kompas.com, Salah satu terduga teroris berinisial AR alias E hendak meledakkan bom di Gedung Komisi Pemilihan Umum ( KPU) pada tanggal 22 Mei 2019, atau bertepatan dengan penetapan hasil Pemilu 2019.
Ada-ada saja teror yang sering ditujukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Setelah serangan siber dan ancaman pemboman seperti yang diulas di atas, KPU juga sering disudutkan oleh peredaran berita palsu alias hoax dari beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab dari dunia seperti Facebook, website dan sebagainya.
BACA JUGA: Menilik Ketatnya Perjalanan Surat Suara Pemilu 2019 yang Jarang Diketahui Publik
Bertugas mengumpulkan dan menghitung surat suara dari ratusan juta rakyat Indonesia, tugas KPU tentu sangatlah berat dan berisiko tinggi. Salah satunya bisa dilihat dari adanya bentuk teror dan ancaman yang kerap menyerang lembaga tersebut seperti peristiwa di atas. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…